PROFESI DAYANG DI ERA DINASTI JOSEON DALAM DRAMA OTSOMAE BULGEUN KKEUTDONG (THE RED SLEEVE)

ZAHRA, MAWARDAH (2023) PROFESI DAYANG DI ERA DINASTI JOSEON DALAM DRAMA OTSOMAE BULGEUN KKEUTDONG (THE RED SLEEVE). Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (596kB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (278kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf

Download (299kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf

Download (782kB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf

Download (243kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (285kB)

Abstract

Pada era Joseon dikenal istilah gungnyeo yaitu dayang istana atau wanita-wanita yang bekerja
dan mengabdi di istana. Dimana masing-masing gungnyeo memiliki sistem rangking yang
berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui representasi profesi dayang kerajaan di era
Joseon dalam drama “The Red Sleeve”. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif
dan analisis semiotika Charles Pierce ditemukan penggambaran profesi dayang berdasarkan
tingkatan jabatan dan tugasnya. Tingkatan dayang istana dimulai dari peringkat ke-5 sampai
peringkat ke-9, dimana gelar tertinggi adalah jejo sanggung yang mengetuai seluruh dayang
di kediaman. Selain itu, ada juga dayang inspektur atau gamchal sanggung yang bertanggung
jawab sebagai biro hukum khusus dayang. Kategorisasi tingkatan dayang dapat dibedakan
berdasarkan warna, bentuk hanbok yang dikenakan dan gaya serta hiasan rambut yang
digunakan. Dalam kesehariannya, pekerjaan dayang dibagi menjadi beberapa divisi meliputi
tempat tinggal keluarga kerajaan (jimil), menjahit pakaian (chimbang), menyulam (subang),
pemandian (sesoogan), menyiapkan makanan penutup dan ringan (saegwabang), menyiapkan
makanan kerajaan (sojoobang), dan mencuci pakaian keluarga kerajaan (sedapbang). Di
dalam drama ini selain penggambaran profesi dan tingkatan dayang juga ditemukan penjelasan
mengenai kenaikan pangkat dayang, mulai dari saenggaksi yang naik menjadi nain (peringkat
ke-9), lalu berubah menjadi sanggung (peringkat ke-5) karena telah menghabiskan malam
bersama raja hingga akhirnya seorang sanggung berubah menjadi selir yang telah melahirkan
anak putra mahkota.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics
P Language and Literature > PN Literature (General)
Divisions: Skripsi > Fakultas Sastra > Program Studi Bahasa Korea
Depositing User: Users 30 not found.
Date Deposited: 10 Nov 2023 02:43
Last Modified: 10 Nov 2023 02:43
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/8874

Actions (login required)

View Item View Item