EFEKTIVITAS IOM (INTERNATIONAL ORGANIZATION FOR MIGRATION) DALAM MENGATASI HUMAN TRAFFICKING DI TIONGKOK (STUDI KASUS BRIDE TRAFFICKING) PADA TAHUN 2017-2022

Nuryana, Serina (2023) EFEKTIVITAS IOM (INTERNATIONAL ORGANIZATION FOR MIGRATION) DALAM MENGATASI HUMAN TRAFFICKING DI TIONGKOK (STUDI KASUS BRIDE TRAFFICKING) PADA TAHUN 2017-2022. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (318kB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (277kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf

Download (209kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf

Download (169kB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf

Download (560kB)
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf

Download (85kB)
[thumbnail of LAMPIRAN_compressed (6).pdf] Text
LAMPIRAN_compressed (6).pdf

Download (514kB)

Abstract

Bride trafficking merupakan fenomena di China dimana perempuan dari luar China,
seperti Myanmar, Vietnam, Kamboja, Laos, bahkan Indonesia, menjadi korban
human trafficking untuk menjadi pengantin di luar kehendak mereka. Isu
perdagangan pengantin telah menarik perhatian global, yang mengarah pada upaya
untuk mengatasi masalah tersebut, termasuk keterlibatan IOM (Organisasi
Internasional untuk Migrasi). Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran
IOM dalam menanggulangi perdagangan manusia di Tiongkok, dengan fokus pada
studi kasus perdagangan pengantin dari tahun 2017 hingga 2022. Penelitian ini
menggunakan metode kualitatif dengan sumber data sekunder. Hasil penelitian
dibahas dengan teori Efektivitas Organisasi Internasional oleh Frank Biermann dan
Steffen Bauer (2004), yang terdiri dari dimensi Output, Outcome, dan Impact. Studi
tersebut mengungkapkan bahwa IOM telah berperan aktif dalam memerangi
perdagangan manusia, khususnya perdagangan pengantin, di Tiongkok. Organisasi
menjalin kemitraan dan kolaborasi dengan pemangku kepentingan pemerintah dan
non-pemerintah untuk meningkatkan koordinasi dan kerja sama dalam mengatasi
masalah tersebut. Hasil dari upaya tersebut terlihat dalam pembentukan COMMIT
di Sub-region Mekong Raya, yang menunjukkan komitmen negara-negara anggota
untuk berkolaborasi dalam pencegahan, penindakan, dan memberikan bantuan dan
perlindungan kepada korban perdagangan manusia. Dampak inisiatif IOM sangat
signifikan, dengan lebih dari 1,7 juta migran berhasil dipulangkan dan lebih dari
100.000 orang menerima dukungan komprehensif, termasuk perumahan, perawatan
medis dan psikologis, bantuan hukum, dan akses ke keadilan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
J Political Science > JZ International relations
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Hubungan Internasional
Depositing User: Users 30 not found.
Date Deposited: 31 Oct 2023 04:25
Last Modified: 31 Oct 2023 04:25
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/8677

Actions (login required)

View Item View Item