TINJAUAN YURIDIS SENGKETA PERJANJIAN WARALABA LP3I TENTANG HAK CIPTA DAN MEREK (Studi kasus Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia No. 2787 K/Pdt/2012)

SUPARTINAH, SUPARTINAH (2023) TINJAUAN YURIDIS SENGKETA PERJANJIAN WARALABA LP3I TENTANG HAK CIPTA DAN MEREK (Studi kasus Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia No. 2787 K/Pdt/2012). Masters thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (935kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (237kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (196kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (172kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (207kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (129kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (9MB)

Abstract

Perkembangan Waralaba yang begitu pesat namun tidak sejalan dengan pemenuhan
kebutuhan regulasi hukum para pelaku bisnis dibidang waralaba yang cenderung
menyebabkan Para Pemberi Waralaba membentuk suatu kontrak baku. Akan tetapi di
dalam praktek terkadang hal tersebut tidak dapat dipenuhi sehingga terjadi sengketa
antara para pihak yang melakukan perjanjian tersebut. Oleh karena itu sangatlah
penting untuk diketahui bagaimana ruang lingkup pengaturan hak dan kewajiban para
pihak, serta faktor-faktor apa yang menyebabkan terjadinya wanprestasi dan bagaimana
penyelesaian yang diberikan dalam sengketa perjanjian tersebut. Penelitian yang
digunakan penulis dalam penelitian ini adalah bersifat penelitian hukum normatif.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis Putusan Mahkamah Agung
Republik Indonesia No. 2787 K/Pdt/2012 terkait sengketa Waralaba LP3I. Hasil
penelitian yakni dalam kasus perjanjian waralaba LP3I banyak melakukan
penyimpangan atas dasar hukum Peraturan Perundang-Undangan baik yang
menyangkut masalah isi dari perjanjian waralaba yang mengesampingkan putusan
pengadilan dalam membuat suatu hukuman denda atau ganti rugi, dan juga terkait
wanprestasi yang dilakukan kedua belah pihak yang melakukan perjanjian hingga
timbul sengketa perjanjian waralaba. Dalam pertimbangan Majelis Hakim menyatakan
bahwa Penggugat yang telah wanprestasi terlebih dahulu, tidak dapat menuntut pihak
lain melakukan wanprestasi.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: K Law > K Law (General)
K Law > KZ Law of Nations
Divisions: Tesis dan Disertasi > Sekolah Pasca Sarjana > Program Studi S2 Ilmu Hukum
Depositing User: Users 30 not found.
Date Deposited: 27 Oct 2023 07:06
Last Modified: 27 Oct 2023 07:06
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/8591

Actions (login required)

View Item View Item