ANALISA VEGETASI DAN POTENSI JENIS PAKAN ORANGUTAN KALIMANTAN (Pongo pygmaeus wurmbii) DAN KELEMPIAU (Hylobates albibarbis) DI STASIUN RISET CABANG PANTI, TAMAN NASIONAL GUNUNG PALUNG, KALIMANTAN BARAT

Zahra, Mutiara Ashia (2023) ANALISA VEGETASI DAN POTENSI JENIS PAKAN ORANGUTAN KALIMANTAN (Pongo pygmaeus wurmbii) DAN KELEMPIAU (Hylobates albibarbis) DI STASIUN RISET CABANG PANTI, TAMAN NASIONAL GUNUNG PALUNG, KALIMANTAN BARAT. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (695kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (416kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (998kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (379kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

Keanekaragaman hayati sangat penting bagi kehidupan. Indonesia merupakan
negara peringkat ketujuh terbesar yang memiliki jenis tumbuhan, dan peringkat ketiga
dunia yang memiliki kekayaan hewan primata. Primata berperan penting dalam
kelestarian hutan karena membantu menyebarkan biji tumbuhan. Namun, primata dapat
terancam oleh beberapa faktor seperti perburuan, perdagangan, dan perubahan iklim.
Upaya konservasi primata dapat dilakukan dengan mengetahui jenis pohon pakan di
habitat alaminya. Penelitian dilakukan di Stasiun Riset Cabang Panti, Taman Nasional
Gunung Palung, Kalimantan Barat yang menjadi salah satu kawasan pemilik beragam tipe
habitat dan rumah bagi 10 jenis primata. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jenis
pohon dan potensi serta sebaran pohon yang dimanfaatkan sebagai pakan oleh Pongo
pygmaeus wurmbii dan Hylobates albibarbis di habitat yang berbeda. Penelitian
dilakukan dengan metode plot permanen yang sudah ada masing-masing sebanyak 2 plot
pada 5 tipe habitat berukuran 20x50m. Analisa vegetasi pada lima tipe habitat di stasiun
riset cabang panti Kalimantan barat menunjukkan adanya perbedaan dalam komposisi
jenis, potensi marga pohon pakan primata dan sebaran pohon. Jenis pohon terbanyak
berasal dari marga syzygium. Terdapat 12 jenis pohon endemik Kalimantan dan 1 jenis
yang dilindungi di Indonesia. Terdapat perbedaan jumlah marga yang dimakan oleh
Pongo pygmaeus wurmbii, Hylobates albibarbis dan keduanya. Nilai indeks
keanekaragaman pada masing-masing tipe habitat termasuk tinggi (H’>3). Komposisi
jenis pohon dipengaruhi oleh faktor lingkungan seperti suhu udara, kelembaban udara,
pH tanah, tutupan tajuk, ketinggian.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Q Science > QL Zoology
S Agriculture > SB Plant culture
Divisions: Skripsi > Fakultas Biologi > Program Studi Biologi
Depositing User: Users 30 not found.
Date Deposited: 19 Oct 2023 06:23
Last Modified: 19 Oct 2023 06:23
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/8375

Actions (login required)

View Item View Item