FITOKIMIA DAN POTENSI "SARGASSUM BINDERI, SARGASSUM CINEREUM, PADINA AUSTRALIS, DAN TURBINARIA CONOIDES" ASAL KEPULAUAN SERIBU SEBAGAI BAHAN OBAT

Priamanatha, Dandy (2023) FITOKIMIA DAN POTENSI "SARGASSUM BINDERI, SARGASSUM CINEREUM, PADINA AUSTRALIS, DAN TURBINARIA CONOIDES" ASAL KEPULAUAN SERIBU SEBAGAI BAHAN OBAT. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf

Download (460kB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (134kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf

Download (241kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf

Download (270kB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf

Download (123kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (807kB)

Abstract

Skripsi ini menggali fitokimia dan potensi dari makroalga Sargassum binderi, Sargassum
cinereum, Padina australis dan Turbinaria conoides sebagai bahan obat. Sampel pada
penelitian ini diambil dari laut di sekitar Kepulauan Seribu. Uji kualitatif dan kuantitatif
dilakukan di laboratorium kimia Universitas Nasional dan laboratorium Balai Penelitian
Tanaman Rempah dan Obat-obatan. Penelitian ini berfokus pada komposisi fitokimia
yang terdiri dari kelompok alkaloid, tanin, flavonoid, dan saponin, lalu melihat
potensinya sebagai bahan obat melalui studi ilmiah. Hasil yang ditemukan pada penelitian
ini adalah pada setiap sampel ditemukan mengandung semua kelompok fitokimia secara
kualitatif. Selain itu, kadar fitokimia yang didapat berbeda-beda. Sargassum binderi
memiliki kadar flavonoid dan saponin yang tinggi sehingga berpotensi menjadi obat
sebagai antioksidan, antiaterosklerosis, antiinflamasi, antitrombogenik, antitumor,
antiosteoporotik, antivirus, antibakteri, antijamur, dan antiparasitik. Sedangkan kadar
tanin tertinggi dimiliki oleh Turbinaria conoides sehingga berpotensi menjadi bahan obat
sebagai antioksidan, antibakteri, antivirus, antikarsinogenik, antiinflamasi, antialergi, dan
agen vasodilator. Padina australis dan Sargassum cinereum secara berurutan memiliki
kadar tertinggi dari kelompok flavonoid dan saponin, sehingga berpotensi menjadi bahan
obat sebagai antioksidan, antiaterosklerosis, antiinflamasi, antitrombogenik, antitumor,
antiosteoporotik, antivirus, antibakteri, antijamur, antiparasitik, dan bersifat hemolitik.
Semua sampel secara kualitatif mengandung alkaloid, sehingga berpotensi juga menjadi
bahan obat sebagai antikanker, antibakteri, antivirus, antijamur, sitotoksik terhadap
herbivora, analgesik, dan relaksan otot. Penelitian lebih lanjut mengenai aktivitas
farmakologi, senyawa fitokimia spesifik, kadar alkaloid, dan dosis terbaik dapat
membuka ilmu tentang bahan obat dari makroalga yang lebih lengkap.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions: Skripsi > Fakultas Biologi > Program Studi Biologi
Depositing User: Delvy Aplirizani -
Date Deposited: 30 Aug 2023 06:21
Last Modified: 12 Jun 2025 04:55
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/8242

Actions (login required)

View Item View Item