Irawan, Rama Hendrico (2023) Hizbut Tahrir dan Perbenturan Ideologi : Studi Kasus Pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia Oleh Pemerintah Jokowi. Bachelor thesis, Universitas Nasional.
|
Text
COVER ( COVER, LEMBAR PENUNJANG, KATA PENGANTAR, ABSTRAK, DAFTAR ISI, DAFTAR TABEL, DAFTAR GAMBAR.pdf Download (353kB) |
|
|
Text
BAB 1 RAMA.pdf Download (392kB) |
|
|
Text
BAB 2 RAMA.pdf Download (490kB) |
|
|
Text
BAB 3 RAMA.pdf Download (263kB) |
|
|
Text
BAB 4 RAMA_compressed.pdf Download (328kB) |
|
|
Text
BAB 5 RAMA.pdf Download (421kB) |
|
|
Text
BAB 6 RAMA.pdf Download (262kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN (DAFPUS, DAFRIDUP, HASIL PLAGIARISEM) RAMA.pdf Download (469kB) |
Abstract
Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) merupakan salah satu Organisasi Masyarakat
Keagamaan yang muncul pada masa Orde Baru, Hizbut Tahrir Indonesia salah satu
Organisasi Keagamaan yang berideologikan Khilafah Islamiyyah yang
pergerakannya menarik untuk di pahami, dan juga banyak menarik perhatian publik
pada saat mulai melebarkan sayapnya masa itu. Hal yang menarik ialah, Hizbut
Tahrir Indonesia menjelaskan dirinya sebagai Organisasi Keagamaan yang
menghormati dan meyakini Pancasila sebagai dasar Ideologi Negara Republik
Indonesia, akan tetapi pada kenyataannya Ideologi dan aktivitas yang dilakukan
HTI sangat berbenturan dengan Ideologi Pancasila, sehingga hal tersebut menjadi
Indikasi dari dicabutnya hak dan kewenangan atau dibubarkannya Organisasi
Keagamaan HTI. Pemerintah menanggapi peristiwa ini dapat membahayakan
keamanan di Indonesia serta kedaulatan Pancasila sebagai dasar Ideologi Negara
Republik Indonesia. Maka dari itu, sikap Pemerintah dalam upaya menangani
permasalahan tersebut dengan mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti
Undang-Undang (Perppu) Organisasi Masyarakat. Perppu Ormas ini mengatur
Organisasi Kemasyarakatan yang dianggap bertentangan serta dapat
membahayakan Pancasila sebagai pendoman kehidupan bernegara masyarakat di
Indonesia, sehingga di takutkan juga dapat mengoyahkan kehidupan bernegara
masyarakat Indonesia. Tujuan dari penelitian ini ialah, untuk mengetahui serta
menelaah bagaimana konflik peristiwa dibubarkannya Hizbut Tahrir Indonesia
yang ditinjau dari prespektif Sosial-Politik. Penelitian ini menggunakan metode
penelitian dekriptif kualitatif yang menerapkan pemaparan dengan secara deskriptif
dan juga analisis. Selain itu pengumpulan data penelitian dilakukan dengan studi
literatur atau pustaka dari sejumlah penelitian terdahulu. Kerangka Teori yang di
gunakan dalam penelitian ini ialah, konsep Ideologi dan Negara, dimana penelitian
ini memfokuskan pada perbenturan Ideologi yang terjadi diantara Pancasila dengan
Ideologi yang dianut HTI yaitu Khilafah Islamiyyah, serta memahami sikap Negara
yang di dipimpin oleh pemerintahan demokrasi terhadap peristiwa tersebut.
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Subjects: | J Political Science > J General legislative and executive papers |
| Divisions: | Skripsi > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Politik |
| Depositing User: | - Abdurrahman - |
| Date Deposited: | 03 Aug 2023 08:04 |
| Last Modified: | 14 Jun 2024 02:03 |
| URI: | https://repository.unas.ac.id/id/eprint/8232 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
