Maulidah, Nabilla Lailatul (2023) COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM PENGELOLAAN DESTINASI WISATA KOTA TUA JAKARTA. Bachelor thesis, Universitas Nasional.
|
Text
COVER.pdf Download (820kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (538kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (405kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (253kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (287kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (778kB) |
Abstract
Tata kelola kolaboratif sebagai paradigma baru yang digunakan
menghadapi isu yang beragam dalam masyarakat yang kompleks,
paradigma yang di maksud prinsip dasarnya adanya kesetaraan
hubungan diantara pemangku kepentingan. Hal ini juga sebuah
proses yang melibatkan berbagai stakeholder yang terkait untuk
kepentingan atau mencapai sebuah tujuan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses tata kelola
kolaboratif dalam pengelolaan destinasi wisata Kota Tua Jakarta.
Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif
deskriptif. Fokus penelitian berdasar pada teori yang melihat
kolaborasi pemerintah terbagi menjadi 3 proses yaitu dinamika
kolaborasi, tindakan-tindakan kolaborasi, dan dampak dan adaptasi
pada proses kolaborasi. Adapun teknik pengumpulan data meliputi
observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa (1) Dinamika kolaborasi pada proses
pengelolaan pariwisata kota tua jakarta dalam a) pergerakan prinsip
bersama, pengungkapan sudah cukup baik karena melibatkan pihak
lain, namun dalam deliberasi belum berjalan dengan baik karena
jarang melakukan diskusi. b) motivasi bersama, kepercayaan
bersama dan pemahaman bersama belum baik karena kurangnya
komunikasi dan ikatan diantara komunitas yang terlalu kuat.
legitimasi internal dan komitmen yang sudah jelas. c) kapasitas
melakukan tindakan bersama dalam pengelolaan pariwisata kota
tua jakarta sudah baik dari dimensi prosedur dan kesepakatan
bersama, kepemimpinan dan pengetahuan. namun belum baik
dalam dimensi sumber daya. (2) tindakan-tindakan kolaborasi
sudah cukup baik dalam memfasilitasi dan memajukan proses
kolaborasi. (3) dampak dan adaptasi pada proses kolaborasi sudah
memberikan dampak yang dapat dilihat dari kesadaran masyarakat
mulai tumbuh akan sadar wisata namun belum signifikan, dan
dilihat dari revitalisasi yang belum selesai sampai saat ini karena
tujuan sapta pesona belum tercapai secara keseluruhan.
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Subjects: | J Political Science > JS Local government Municipal government |
| Divisions: | Skripsi > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Administrasi Publik |
| Depositing User: | Delvy Aplirizani - |
| Date Deposited: | 26 Jul 2023 07:45 |
| Last Modified: | 10 Jan 2024 04:20 |
| URI: | https://repository.unas.ac.id/id/eprint/8008 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
