BATASAN HAK IMUNITAS ADVOKAT DALAM MEMBELA KLIEN TERKAIT OBSTRUCTION OF JUSTICE (Studi Kasus Putusan Nomor 90/Pid.Sus-TPK/2018/PN.Jkt.Pst.)

Adyawati, Rizka Arum (2023) BATASAN HAK IMUNITAS ADVOKAT DALAM MEMBELA KLIEN TERKAIT OBSTRUCTION OF JUSTICE (Studi Kasus Putusan Nomor 90/Pid.Sus-TPK/2018/PN.Jkt.Pst.). Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER (Cover, Lembar Penunjang, Abstrak, Kata Pengantar, Daftar Isi, Daftar Lampiran).pdf] Text
COVER (Cover, Lembar Penunjang, Abstrak, Kata Pengantar, Daftar Isi, Daftar Lampiran).pdf

Download (325kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (354kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (305kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (466kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (333kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (80kB)
[thumbnail of LAMPIRAN (Daftar Pustaka, Lampiran-lampiran, Hasil Turnitin).pdf] Text
LAMPIRAN (Daftar Pustaka, Lampiran-lampiran, Hasil Turnitin).pdf

Download (3MB)

Abstract

Setiap advokat memiliki hak imunitas yaitu hak
advokat tidak dapat dituntut baik secara perdata maupun pidana dalam
menjalankan tugas profesinya dengan itikad baik untuk pembelaan klien dalam
sidang pengadilan maupun di luar pengadilan, namun kerap kali seorang
advokat dalam menjalankan tugasnya melakukan tindak pidana salah satunya
yaitu obstruction of justice atau menghalang-halangi proses hukum terkhusus
lagi yang dilakukan pada kasus korupsi. Adapun permasalahan dalam
penelitian ini, yaitu: Bagaimana pengaturan batasan hak imunitas advokat dan
Bagaimana pertimbangan hukum hakim terkait obstruction of justice dalam
tindak pidana korupsi pada putusan Nomor 90/Pid.Sus-TPK/2018/PN.Jkt.Pst.
Penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan metode penelitian
yuridis normatif. Dari hasil penelitian ini menunjukan bahwa hak imunitas
advokat tidak kekal, artinya hak imunitas advokat tidak berlaku apabila
advokat dalam menjalankan tugasnya tidak beritikad baik dan melanggar Kode
Etik Advokat dan peraturan perundang-undangan. Oleh karena itu, dalam
penelitian ini Majelis Hakim tidak mempertimbangkan dari sisi kode etik
profesinya sebagai advokat, dikarenakan perbuatannya merupakan itikad tidak
baik dan sudah termasuk dalam ranah hukum pidana, sehingga hak imunitas
seorang advokat tidak berlaku.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: K Law > K Law (General)
K Law > KZ Law of Nations
Divisions: Skripsi > Fakultas Hukum > Program Studi Ilmu Hukum
Depositing User: Users 30 not found.
Date Deposited: 20 Jun 2023 04:44
Last Modified: 20 Jun 2023 04:44
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/6958

Actions (login required)

View Item View Item