ANALISIS PENGGUNAAN POLYGRAPH SEBAGAI ALAT BUKTI YANG SAH DI PENGADILAN (STUDI KASUS PUTUSAN NOMOR 1447/PID.B/2019/PN.DPS)

FRANCISCUS, ALDHI (2023) ANALISIS PENGGUNAAN POLYGRAPH SEBAGAI ALAT BUKTI YANG SAH DI PENGADILAN (STUDI KASUS PUTUSAN NOMOR 1447/PID.B/2019/PN.DPS). Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf

Download (603kB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (302kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf

Download (237kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf

Download (118kB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf

Download (453kB)
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf

Download (69kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (761kB)

Abstract

Polygraph adalah alat deteksi
kebohongan yang umumnya digunakan untuk membantu dalam
penyelidikan kriminal dan keamanan nasional. Polygraph bekerja dengan
merekam aktivitas fisik seseorang selama pertanyaan yang diajukan oleh
seorang ahli polygraph, seperti denyut jantung, tekanan darah, pernapasan,
dan respons kulit.
Pada umumnya, hasil polygraph test tidak dapat dijadikan bukti dalam
pengadilan di banyak negara karena adanya kekhawatiran mengenai
akurasi alat tersebut. Namun, hasil polygraph test dapat membantu dalam
penyelidikan dan membuka kemungkinan untuk informasi tambahan.
Meskipun ada berbagai kritik tentang keandalan polygraph sebagai alat
deteksi kebohongan, banyak organisasi dan instansi pemerintah di seluruh
dunia tetap menggunakannya sebagai alat bantu investigasi dan keamanan.
Oleh karena itu, pemahaman tentang abstrak polygraph dan interpretasi
hasilnya tetap penting bagi ahli investigasi dan keamanan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Skripsi > Fakultas Hukum > Program Studi Ilmu Hukum
Depositing User: Users 30 not found.
Date Deposited: 20 Jun 2023 02:33
Last Modified: 20 Jun 2023 02:33
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/6919

Actions (login required)

View Item View Item