PENGARUH OLAHRAGA JOGGING TERHADAP KEJADIAN PREMENSTRUAL SYNDROME (PMS) PADA SISWI DI SMP PGRI RAJEG KABUPATEN TANGERANG BANTEN TAHUN 2023

Faizah, Anis (2023) PENGARUH OLAHRAGA JOGGING TERHADAP KEJADIAN PREMENSTRUAL SYNDROME (PMS) PADA SISWI DI SMP PGRI RAJEG KABUPATEN TANGERANG BANTEN TAHUN 2023. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of Cover (Cover, Lembar penunjang, Abstrak, Kata pengantar, Daftar isi).pdf] Text
Cover (Cover, Lembar penunjang, Abstrak, Kata pengantar, Daftar isi).pdf

Download (706kB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (339kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf

Download (566kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf

Download (476kB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf

Download (385kB)
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf

Download (200kB)
[thumbnail of LAMPIRAN (Daftar Pustaka, Lampiran-lampiran, Lembar awal hasil turnitin) (1).pdf] Text
LAMPIRAN (Daftar Pustaka, Lampiran-lampiran, Lembar awal hasil turnitin) (1).pdf

Download (2MB)

Abstract

Latar Belakang: Premestrual Syndrome pada dasarnya pernah dialami hampir
seluruh wanita di dunia. PMS merupakan kumpulan gejala fisik, psikologis dan
emosi yang terkait dengan siklus menstruasi wanita secara konsisten terjadi selama
tahap luteal dari siklus menstruasi. Bahwa untuk mengurangi keluhan PMS
dibutuhkan exercise, sehingga penting dilakukan penelitian apakah jogging dapat
menurunkan PMS. Jogging adalah olahraga yang paling mudah dan bisa dilakukan
dimana saja dan kapan saja.
Tujuan: Mengetahui pengaruh olahraga jogging terhadap premenstrual syndrome
(PMS) pada Siswa di SMP PGRI Rajeg Kabupaten Tangerang Banten Tahun 2023.
Metodologi: Penelitian ini menggunakan quasi-eksperimental pretest-posttest with
control group design. Sampel penelitian sebanyak 30 responden yang terdiri dari
15 orang kelompok intervensi dan 15 orang kelompok kontrol. Pengambilan sampel
dilakukan dengan menggunakan teknik total sampling.
Hasil: Hasil penelitian pada kelompok intervensi diketahui ada penurunan angka
kejadian PMS yaitu nilai rata-rata sebelum dilakukan olahraga jogging yaitu 31,87
dengan standar deviasi 4,138 dan setelah dilakukan olahraga jogging adalah 24,13
dengan standar deviasi 3,441 dengan p-value=0,000 α=0,05. Hasil yang signifikan
pada penelitian ini menunjukan bahwa hal ini bermakna apabila olahraga jogging
dilakukan maka angka kejadian premestrual syndrome akan menurun.
Kesimpulan dan Saran: Ada pengaruh olahraga jogging terhadap kejadian
premenstrual syndrome pada siswi di SMP PGRI Rajeg tahun 2023. Remaja putri
dianjurkan melakukan olahraga jogging secara teratur untuk mengurangi kejadian
premestrual syndrome.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
R Medicine > RZ Other systems of medicine
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Kebidanan
Depositing User: Delvy Aplirizani -
Date Deposited: 21 Jun 2023 07:32
Last Modified: 21 Jun 2023 07:32
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/6841

Actions (login required)

View Item View Item