ANALISIS YURIDIS POLIANDRI SEBAGAI PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MEMUTUS PERKARA CERAI TALAK (Studi Kasus Putusan Pengadilan Agama Muara Labuh Nomor 14/Pdt.G/2021/PA.ML)

ADITIYA, RIZKY PUTRA (2023) ANALISIS YURIDIS POLIANDRI SEBAGAI PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MEMUTUS PERKARA CERAI TALAK (Studi Kasus Putusan Pengadilan Agama Muara Labuh Nomor 14/Pdt.G/2021/PA.ML). Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER (Cover, Lembar Penunjang, Abstrak, Kata Pengantar, Daftar Isi).pdf] Text
COVER (Cover, Lembar Penunjang, Abstrak, Kata Pengantar, Daftar Isi).pdf

Download (634kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (386kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (339kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (253kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (364kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (220kB)
[thumbnail of LAMPIRAN (Daftar Pustaka, lampiran-lampiran, lembar awal hasil turnitin).pdf] Text
LAMPIRAN (Daftar Pustaka, lampiran-lampiran, lembar awal hasil turnitin).pdf

Download (805kB)

Abstract

Terdapat problematika dimasyarakat mengenai talak, dimana seringkali
suami menjatuhkan talak kepada istri diluar pengadilan sedangkan dalam
hukum positif mengatakan bahwa talak yang dilakukan diluar persidangan
itu tidak sah dan pada perkara Nomor 14/Pdt.G/2021/PA.ML terdapat
pertimbangan hakim yang menyebutkan bahwa Temohon telah menikah
lagi sebelum Pemohon menceraikan Termohon. Terhadap hal ini,
menunjukan bahwa Termohon sudah melakukan pratik poliandri
(bersuamikan dua atau lebih) yang di dalam ajaran agama Islam dan
peraturan perundang-undangan jelas-jelas sudah dilarang. Permasalahan
dalam penelitian ini adalah Bagaimana status perkawinan akibat adanya
talak diluar pengadilan? Bagaimana Analisis Putusan Hakim Dalam Perkara
Cerai Talak Karena Adanya Praktik Poliandri Pada Putusan Pengadilan
Agama Muara Labuh Nomor 14/Pdt.G/2021/PA.ML?Bagaimana Akibat
Hukum dari Putusnya Perkawinan Yang Disebabkan Oleh Cerai
Talak?Metode penelitian ini menggunakan penelitian yuridis normatif
dengan menggunakan data sekunder. Hasil dari penelitian ini adalah belum
terdapat aturan yang menyatakan bahwa poliandri sebagai alasan terjadinya
perceraian sehingga pada putusannya hakim lebih menegaskan adanya
perselisihan dan pertengkaran secara terus menerus yang tidak dapat
didamaikan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: K Law > K Law (General)
K Law > KZ Law of Nations
Divisions: Skripsi > Fakultas Hukum > Program Studi Ilmu Hukum
Depositing User: Users 30 not found.
Date Deposited: 13 Jun 2023 02:29
Last Modified: 13 Jun 2023 02:29
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/6704

Actions (login required)

View Item View Item