Dwirianti, Conny Levina (2023) ANALISIS YURIDIS PERKAWINAN SESAMA JENIS SEBAGAI FAKTOR PEMBATALAN PERKAWINAN. Diploma thesis, Universitas Nasional.
|
Text
COVER SKRIPSI.pdf Download (630kB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (394kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf Download (459kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Download (312kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf Download (273kB) |
|
|
Text
BAB 5.pdf Download (182kB) |
|
|
Text
daftar pustaka dan lampiran.pdf Download (3MB) |
Abstract
E. Isi Abstrak :
Berdasarkan Pasal 1 UU Perkawinan ialah ikatan lahir batin antara seorang pria
dengan seorang wanita sebagai suami isteri dengan tujuan membentuk keluarga
(rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa.
Tetapi dalam keadaan tertentu dapat diketahui bahwa telah terjadi sesuatu yang
mengakibatkan pembatalan pekawinan oleh pejabat yang berwenang yang
timbul karna perkawinan sesama jenis. di dalam Putusan Nomor
540/Pdt.G/2020/PA.GM perkawinan antara seorang pria-dengan seorang pria
dilaksanakan di Mushola Dusun Gelogor Selatan, Desa Gelogor, Kecamatan
Kediri, Kabupaten Lombok Barat. Perkawinan yang dilangsungkan Termohon I
dan Termohon II adalah perkawinan dengan cara melakukan pemalsuan
dokumen identitas, penipuan kepada pihak KUA, Kepala Lingkungan Pejarakan,
Kepala Dusun, Tokoh Agama, dan Mayarakat Setempat. Perkawinan itu telah
dicatatkan oleh Kepala Kantor Urusan Agama. Pasal 2 ayat (1) telah
menjabarkan bahwa perkawinan sah manakala dilakukan menurut hukum
masing-masing agama dan kepercayaan pasal 2 ayat (2) tiap-tiap perkawinan
dicatat menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku. Maka dapat
disimpulkan bahwa pelaksanaan perkawinan tersebut tidak sah secara hukum
dan agama karna perkawinan tersebut bertentangan dengan UU Perkawinan.
Rumusan masalah dalam skripsi ini adalah 1. Bagaimana Keabsahan perkawinan
sesama jenis menurut UU Perkawinan, 2. Bagaimana kedudukan perkawinan
sesama jenis sebagai faktor pembatalan perkawinan di dalam Putusan
Pengadilan Agama Giri Menang Nomor: 540/Pdt.G/2020/PA.GM, 3.
Bagaimana akibat hukum perkawinan sesama jenis. Metode Penelitian ini
merupakan penelitian hukum yuridis normative, jenis data yang digunakan
adalah data primer yaitu peraturan perundang-undangan yang berlaku, putusan
yang terkait serta data sekunder yang diperoleh dari kepustakaan. Berlandaskan
tiga teori yaitu Teori Perlindungan Hukum, Teori Kepastian Hukum, dan Teori
Kemanfaatan Hukum. Hasil Penelitian menyatakan bahwa pertama; Keabsahan
Perkawinan Sesama Jenis menurut UU Perkawinan bahwa perkawinan sesama
jenis tidak sah dan tidak dapat dilakukan ditinjau dari UU Perkawinan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Skripsi > Fakultas Hukum > Program Studi Ilmu Hukum |
| Depositing User: | - Abdurrahman - |
| Date Deposited: | 29 May 2023 04:53 |
| Last Modified: | 29 May 2023 04:53 |
| URI: | https://repository.unas.ac.id/id/eprint/6598 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
