ANALISIS YURIDIS SANKSI PIDANA MATI TERHADAP PELAKU PERKOSAAN BEBERAPA ANAK (Studi Kasus: Putusan Nomor 86/PID.SUS/2022/PT. BDG)

Azhafira, Ferra Regita (2023) ANALISIS YURIDIS SANKSI PIDANA MATI TERHADAP PELAKU PERKOSAAN BEBERAPA ANAK (Studi Kasus: Putusan Nomor 86/PID.SUS/2022/PT. BDG). Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (906kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (476kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (373kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (285kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (387kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (277kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (7MB)

Abstract

Kasus kejahatan seksual terhadap anak di
Indonesia dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Kasus pemerkosaan
ini merupakan hal yang sangat serius. Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-
Undang (PERPPU) Nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua Undang-
Undang Perlindungan Anak disahkan menjadi Undang-Undang No. 17 Tahun
2016, dengan memberikan sanksi hukum yang lebih berat, yaitu ketentuan
pemberatan pokok pidana penjara menjadi paling singkat 10 (sepuluh) tahun
dan maksimal 20 (dua puluh tahun), pelaku dipidana mati, seumur hidup. Pidana
mati ini tidak berlawanan dengan undang-undang, hal ini bisa kita lihat kedalam
amandemen pasal 28 A UUD 1945, karena itu pasal 28 A dan pasal 28 (i) UUD
1945 harus dikaitkan dengan pasal 28 (j). Adapun rumusan masalah dalam
penelitian ini, yaitu: Bagaimana ketentuan hukum pidana anak dengan sanksi
pidana mati di Indonesia? dan bagaimana pertimbangan hakim dalam
menjatuhkan putusan tindak pidana perkosaan terhadap anak dalam putusan
nomor 86/PID.SUS/2022/PT.BDG? Tujuan penelitian ini untuk mengetahui
pengaturan kekerasan seksual terhadap anak di Indonesia dan untuk mengetahui
kesesuaian antara pengaturan kekerasan seksual terhadap anak di Indonesia
dengan konsep perlindungan anak dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014
tentang Perlindungan Anak. Jenis pendekatan penelitian yang digunakan adalah
yuridis nomatif dengan sifat penelitian deskriptif, yang menggunakan data
sekunder. Data yang diperoleh dengan cara menganalisis pasal 81 Ayat (5)
Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, kemudian
data diolah dengan menggunakan analisis kualitatif.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: K Law > K Law (General)
K Law > KZ Law of Nations
Divisions: Skripsi > Fakultas Hukum > Program Studi Ilmu Hukum
Depositing User: Delvy Aplirizani -
Date Deposited: 24 May 2023 07:11
Last Modified: 08 Jun 2023 07:26
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/6586

Actions (login required)

View Item View Item