Budiono, Alya Yumna (2023) POLITIK ANGGARAN ANIES BASWEDAN PERIODE 2017 – 2022 DENGAN KEBIJAKAN PEMBANGUNAN TAMAN MAJU BERSAMA KOTA JAKARTA TIMUR. Diploma thesis, Universitas Nasional.
|
Text
Cover (Cover,Lembar Penunjang, Abstrak, Kata Pengantar, Daftar Isi.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (781kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf Download (741kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Download (521kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB 5.pdf Download (354kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN (Daftar Pustaka, Lampiran Lampiran, Lembar Awal Hasil Trunitin.pdf Download (884kB) |
Abstract
Politik anggaran merupakan sistem kontrol politik antara kelompok
kepentingan yang berkepentingan untuk membuat keputusan alokasi anggaran dan
pengeluaran pemerintah atas penggunaan anggaran yang dialokasikan dan siapa,
dimana dan kapan dialokasikan. Tujuan politik anggaran untuk membelanjakan
uang rakyat agar tepat sasaran, terarah dan adil serta terpenuhinya rasa
kemanusiaan dan perwujudan kehidupan masyarakat yang sejahtera. Sesuai
dengan amanat Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan
Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah untuk dasar
pelaksanaan otonomi daerah, sehingga kewenangan diberikan oleh pemerintah
pusat kepada pemerintah daerah berupa bantuan dana untuk menjalankan
kewenangan tersebut agar mampu menyelenggarakan pemerintahan yang baik.
Sehingga dalam hal ini Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Periode 2017 –
2022 memiliki hak prerogatif yang diberikan pemerintah dalam alokasi anggaran
dan perencanaan kebijakan untuk periode kepemimpinanya dengan
memperhatikan kondisi masyarakat pada masa itu, kemampuan anggaran dan
Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah.
Tidak jarang pengalokasian anggaran ini juga dilakukan untuk pemenuhan
kepentingan aktor politik itu sendiri dalam masa jabatannya disamping
pemenuhan kebutuhan dan kesejahteraan publik.Didalam tujuan penelitian ini
meneliti terkait bagaimana Politik Anggaran Gubernur DKI Jakarta Anies
Baswedan Periode 2017 – 2022 dengan Kebijakan Pembangunan Taman Maju
Bersama yang merupakan program prioritas dalam RPJMD, dengan menggunakan
teori kebijakan publik, teori politik anggaran,konsep kebijakan dan konsep taman
kota. Selanjutnya akan dianalisis dengan menggunakan metode penelitian
pendekatan kualitatif deskriptif yang akan menggambarkan fenomena yang
merajuk kepada masalah yang dikaji, dengan mengumpulkan informasi berupa
wawancara secara mendalam, studi literatur dan dokumentasi.
Hasil penelitian tersebut menjelaskan hak dan wewenang yang dimiliki
Gubernur Anies Baswedan dalam periodenya 2017 – 2022 pengalokasian dana
terbesar pada bidang pemenuhan perumahan dan fasilitas umum, pendidikan,
kesehatan dan lingkungan hidup. Sehingga mengapa demikian pada masa
kepemimpinan Anies Baswedan kerap di identikan dengan pembangunan
infrastruktur, estetika dan pemenuhan kemasyarakatan. Salah satunya dengan
realisasi kebijakan pembangunan taman maju bersama yang merupakan sebuah
kebijakan populis karena manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,
aspirasi masyarakat sekitar terwadahi dan hasil pembangunan taman maju
bersama sesuai dengan pemanfaatan warga untuk aktivitas dan rekreasi juga
peningkatan perekonomian warga. Sehingga peningkatan citra Gubernur Anies
Baswedan terbentuk juga masyarakat bisa merasakan manfatnya.
Kata Kunci : Politik Anggaran, Taman Maju Bersama
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HG Finance J Political Science > JS Local government Municipal government |
| Divisions: | Skripsi > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Politik |
| Depositing User: | Delvy Aplirizani - |
| Date Deposited: | 08 May 2023 02:23 |
| Last Modified: | 13 Jun 2023 02:57 |
| URI: | https://repository.unas.ac.id/id/eprint/6460 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
