FRAGILITAS OSMOTIK ERITROSIT PADA KOMPONEN PACKED RED CELL DENGAN SUHU PENGOLAHAN YANG BERBEDA SELAMA MASA PENYIMPANAN

Firdawansyah, Ali (2023) FRAGILITAS OSMOTIK ERITROSIT PADA KOMPONEN PACKED RED CELL DENGAN SUHU PENGOLAHAN YANG BERBEDA SELAMA MASA PENYIMPANAN. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of Cover dan pengesahan.pdf] Text
Cover dan pengesahan.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (899kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (895kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka dan turnitin.pdf] Text
Daftar Pustaka dan turnitin.pdf

Download (1MB)

Abstract

Transfusi darah adalah suatu rangkaian proses pemindahan darah donor kedalam sirkulasi
darah resipien sebagai upaya pengobatan. Komponen darah memberikan pilihan
pengobatan kepada klinisi dalam mengobati pasien, yang memberikan respon lebih baik
jika dibandingkan dengan pemberian darah lengkap untuk meminimalkan volume
transfusi. Pemeriksaan fragilitas osmotik eritrosit merupakan salah satu pemeriksaan
darah yang dilakukan dengan memeriksa ketahanan membran eritrosit terhadap
terjadinya hemolisis. Pemeriksaan menggunakan metode spektrofotometer untuk
mengukur tingkat hemolisis secara kuantitatif terhadap kadar hemoglobin rendah dalam
plasma. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk melihat pengaruh suhu pengolahan dan
masa penyimpanan terhadap tingkat hemolisis pada komponen darah PRC. Teknik
pengumpulan data yang dilakukan adalah data primer. Pengumpulan data primer
dilakukan secara langsung terhadap komponen PRC dengan tahap persiapan pengolahan
komponen darah, yaitu pada suhu 20-24℃ dan suhu 2-6℃, serta dilakukan pemeriksaan
tingkat hemolisis pada hari ke 0, 7, 14, 21, 28 dan 35. Data yang diperoleh dianalisis
menggunakan uji statistik deskriptif menunjukan adanya peningkatan rata-rata tingkat
hemolisis dengan suhu pengolahan 2-6℃ yang terendah 0,067% dan tertinggi 0,448%
sedangkan suhu pengolahan 20-24℃ yang terendah 0117% dan tertinggi 0,611%
nilai tersebut masih dibawah standar yaitu 0,8%. Kemudian data dianalisis dengan uji two
way Anova terdapat adanya pengaruh lama penyimpanan dengan nilai
Sig.<0,001(p<0,05) dan suhu pengolahan dengan nilai Sig. <0,001(p<0,05) terhadap
fragilitas osmotik eritrosit terkait tingkat hemolisis. Pengolahan data dilanjutkan dengan
uji post hoc Anova, hasil analisis menunjukan tanda bintang (*) pada Mean Difference (IJ)
yang
berarti
adanya
perbedaan
yang
berpengaruh
antar
kelompok
sampel
dengan
nilai

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Divisions: Skripsi > Fakultas Biologi
Depositing User: Delvy Aplirizani -
Date Deposited: 21 Jun 2023 07:14
Last Modified: 02 Sep 2024 03:33
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/6452

Actions (login required)

View Item View Item