EFEKTIVITAS POLYURETHANE FOAM DRESSING TERHADAP KONTROL HIPERGRANULASI PADA LUKA KRONIS

Saputri, Agnes Dea (2023) EFEKTIVITAS POLYURETHANE FOAM DRESSING TERHADAP KONTROL HIPERGRANULASI PADA LUKA KRONIS. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of Cover (Cover, Lembar Penunjang, Abstrak, Kata Pengantar, Daftar Isi).pdf] Text
Cover (Cover, Lembar Penunjang, Abstrak, Kata Pengantar, Daftar Isi).pdf

Download (966kB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (497kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf

Download (437kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf

Download (444kB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf

Download (454kB)
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf

Download (376kB)
[thumbnail of LAMPIRAN (Daftar Pustaka, Lampiran Lampiran, Lembar Awal Hasil Turnitin).pdf] Text
LAMPIRAN (Daftar Pustaka, Lampiran Lampiran, Lembar Awal Hasil Turnitin).pdf

Download (3MB)

Abstract

Latar Belakang: Luka kronis adalah luka yang fase penyembuhannya tidak sesuai
dengan fase fisiologis penyembuhan luka. Perawatan luka sudah menggunakan
modern dressing seperti polyurethane foam dressing yang berfungsi untuk
menyerap eksudat, mengatasi hipergranulasi, dan membantu melindungi luka dari
trauma.
Tujuan: Mengetahui efektivitas polyurethane foam dressing terhadap kontrol
hipergranulasi pada luka kronis.
Metodologi: Desain penelitian berbentuk quasi eksperiment dengan pendekatan
pretest – posttest design yaitu desain ini dilakukan pengukuran awal melalui
pretest, kemudian diberikan tindakan atau intervensi, setelah itu dilanjutkan dengan
memberikan posttest. Teknik sampel yang digunakan adalah total sampling dengan
jumlah sampel 25 responden. Instrument penelitian yang digunakan yaitu lembar
BWAT. Uji statistik yang digunakan yaitu uji paired sample t-test.
Hasil Penelitian: Hasil penelitian diperoleh rata-rata skor BWAT pre test sebesar
35,76 ± 8,115 dan post test sebesar 23,80 ± 5,204. Hasil penelitian menunjukkan
adanya perbedaan antara skor BWAT sebelum dan sesudah diberikan polyurethane
foam dressing dengan nilai p-value sebesar 0,000 (p<0,05).
Simpulan: Setelah penggunaan polyurethane foam dressing terhadap kontrol
hipergranulasi pada pasien luka kronis didapatkan nilai p-value sebesar 0,000
(p<0,05) sehingga polyurethane foam dressing efektif terhadap kontrol
hipergranulasi.
Saran: Penderita luka kronis diharapkan dapat menggunakan polyurethane foam
dressing sebagai salah satu upaya untuk kontrol hipergranulasi dan upaya dalam
proses penyembuhan luka.
Kata Kunci : BWAT, kontrol hipergranulasi, luka kronis, polyurethane foam
dressing
Kepustakaan : 47 pustaka (2010 - 2022)

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Keperawatan
Depositing User: Delvy Aplirizani -
Date Deposited: 08 May 2023 02:24
Last Modified: 09 Jun 2023 07:09
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/6440

Actions (login required)

View Item View Item