Andiani, Ani (2022) IMPLEMENTASI PROGRAM GERAKAN LITERASI SEKOLAH DALAM MENUMBUHKAN MINAT BACA DI SMP NEGERI 1 KUNINGAN. Diploma thesis, Universitas Nasional.
|
Text
1. COVER.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
05. BAB 1.pdf Download (172kB) |
|
|
Text
06. BAB 2.pdf Download (252kB) |
|
|
Text
07. BAB 3.pdf Download (139kB) |
|
|
Text
08. BAB 4.pdf Download (6MB) |
|
|
Text
09. BAB 5.pdf Download (100kB) |
|
|
Text
2. DAFPUS-LAMPIRAN.pdf Download (491kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan program literasi, implementasi
program Gerakan Literasi Sekolah (GLS), serta faktor pendukung dan penghambat
implementasi program GLS yang dilaksanakan di SMP Negeri 1 Kuningan.
Penelitian implementasi kebijakan ini mengacu pada teori implementasi dari
Edward III yang menekankan pada empat aspek pokok implementasi yakni,
komunikasi, sumberdaya, disposisi, dan struktur birokrasi. Jenis penelitian ini
adalah deskriptif kualitatif dengan subjek penelitan kepala sekolah, ketua tim
literasi, guru mata pelajaran, dan peserta didik. Data dikumpulkan melalui
observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan
teori dari Miles dan Huberman yakni, pengumpulan data, kondensasi data,
penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1)
SMP Negeri 1 Kuningan melaksanakan kebijakan literasi dengan membuat
program rutin dan program insidental. Program rutin terdiri dari satu buku satu
semester, membaca 15 menit diawal kegiatan belajar, readathon, Zoom literasi, dan
kegiatan membaca rutin di hari Senin. Adapun program insidental terdiri dari
peningkatan koleksi buku di Café Literasi, mengikuti lomba-lomba literasi,
pemberian penghargaan kepada peserta didik maupun guru, dan wisata
edutainment. (2) Implementasi kebijakan di SMP Negeri 1 Kuningan didukung
oleh: a) Komunikasi dilakukan dengan mengikuti pelatihan literasi dan sosialisasi
kepada orang tua peserta didik, b) Sumber daya didukung ketersediaan SDM dan
hibah/sumbangan dari pemerintah dan orangtua seperta didik, c) Pelaksana
kebijakan memiliki komitmen yang memadai, d) Struktur birokrasi bernama Tim
Literasi Sekolah dibentuk oleh kepala sekolah. (3) Faktor pendukung berupa
adanya support dari kepala sekolah dan individu pelaksana program, adanya
komunikasi yang baik dengan orangtua, dan kekompakan dan komitem kepala
sekolah serta tim literasi dalam pelaksanaan program GLS. Adapun penghambatnya
adalah belum adanya penyamaan persepsi antara tim literasi dengan guru mapel,
pendanaan yang masih mengandalkan hibah/sumbangan, belum terintegrasinya
system perpus utama dan café literasi, dan belum adanya prosedur monev dari pihak
sekolah.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | J Political Science > JS Local government Municipal government Z Bibliography. Library Science. Information Resources > Z665 Library Science. Information Science |
| Divisions: | Skripsi > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Administrasi Publik |
| Depositing User: | Delvy Aplirizani - |
| Date Deposited: | 20 Oct 2022 08:33 |
| Last Modified: | 20 Oct 2022 08:33 |
| URI: | https://repository.unas.ac.id/id/eprint/5911 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
