HUBUNGAN BEBAN KERJA FISIK DAN POSISI TUBUH SAAT BEKERJA DENGAN RISIKO LOW BACK PAIN PADA PEGAWAI PK3D WILAYAH JAKARTA BARAT

-, Rosliana (2026) HUBUNGAN BEBAN KERJA FISIK DAN POSISI TUBUH SAAT BEKERJA DENGAN RISIKO LOW BACK PAIN PADA PEGAWAI PK3D WILAYAH JAKARTA BARAT. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (546kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf

Download (629kB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf

Download (657kB)
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf

Download (517kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (2MB)

Abstract

Latar Belakang: Low Back Pain (LBP) merupakan salah satu penyebab utama
disabilitas di dunia. Data WHO memperkirakan sebanyak 619 juta orang
mengalami LBP pada tahun 2020 dan jumlahnya diproyeksikan meningkat menjadi
843 juta pada tahun 2050. Berdasarkan pendataan awal di PK3D Wilayah Jakarta
Barat, keluhan LBP pada pegawai meningkat dari 7,7% pada tahun 2024 menjadi
13,5% pada tahun 2025. Tingginya tuntutan pekerjaan pada pegawai PK3D
Wilayah Jakarta Barat diduga meningkatkan risiko LBP.
Tujuan: Mengetahui hubungan beban kerja fisik dan posisi tubuh saat bekerja
dengan risiko Low Back Pain pada pegawai PK3D Wilayah Jakarta Barat.
Metodologi: Desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional.
Sampel sebanyak 83 responden pegawai PK3D Wilayah Jakarta Barat khusus
tenaga kesehatan menggunakan accidental sampling. Instrumen penelitian terdiri
dari kuesioner Nordic Musculoskeletal Questionnaire (NMQ), lembar observasi
NIOSH Lifting Equation dan meteran Kenmaster, dan lembar observasi Rapid
Entire Body Assessment (REBA) dan aplikasi Angulus. Data dianalisis
menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square.
Hasil Penelitian: Risiko Low Back Pain kategori tinggi ditemukan pada 49,4%
responden. Beban kerja fisik kategori risiko tinggi 74,7%, dan posisi tubuh saat
bekerja kategori tinggi 44,6%. Hasil uji Chi-Square menunjukkan hubungan yang
signifikan antara beban kerja fisik dan posisi tubuh saat bekerja dengan risiko Low
Back Pain (p = 0,002 dan p < 0,001).
Simpulan: Beban kerja fisik kategori risiko tinggi dan posisi tubuh saat bekerja
kategori risiko tinggi berhubungan dengan risiko Low Back Pain pada pegawai
PK3D Wilayah Jakarta Barat.
Saran: PK3D diharapkan meningkatkan penerapan prinsip ergonomi dan evaluasi
beban kerja untuk menurunkan risiko Low Back Pain.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Keperawatan
Depositing User: Delvy Aplirizani -
Date Deposited: 24 Sep 2026 06:52
Last Modified: 24 Sep 2026 07:10
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/17221

Actions (login required)

View Item View Item