Putri, Marsya Meinia (2026) DETERMINAN DAN UPAYA PENANGANAN MANDIRI TERHADAP NYERI HAID PADA SISWI SMP NEGERI 21 JAKARTA. Diploma thesis, Universitas Nasional.
|
Text
COVER.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (136kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (467kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (274kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Download (297kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (124kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (1MB) |
Abstract
Latar Belakang: Dismenorea sering dialami remaja putri serta dapat menganggu
rutinitas sehari-hari. Data prevalensi dismenorea Jakarta mencapai 87,5% dan di
SMP Negeri 21 Jakarta sebesar 68,75%. Tingginya angka tersebut mendorong
peneliti untuk mengatasi dismenorea dengan dilakukannya penelitian yang
menganalisis faktor-faktor penyebab dismenorea serta upaya self-care yang
dilakukan siswi.
Tujuan: Menganalisis hubungan antara usia menarche, status gizi, pola makan,
aktivitas fisik, kebiasaan berolahraga, dan self-care dengan kejadian dismenorea
pada siswi SMP Negeri 21 Jakarta.
Metodologi: Penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif analitik crosssectional
yang
dilakukan
di
SMP
Negeri
21
Jakarta
kepada
289
siswi
kelas
VIIIIX,
dipilih dengan teknik total sampling dengan kriteria. Data dikumpulkan
melalui kuesioner baku meliputi WaLIDD Score, FFQ, PAQ-A, kuesioner yang
sudah di uji validitas yaitu kebiasaan olahraga, self-care, dan pengukuran IMT/U.
Data dianalisis dengan metode univariat dan bivariat melalui uji Chi-Square
tingkat signifikansi 0,05.
Hasil Penelitian: Sebagian besar responden mengalami dismenorea sedang
41,5%. usia menarche ≥12 tahun 52,9%, status gizi baik 78,2%, pola makan baik
50,2%, aktivitas fisik sedang 50,5%, kebiasaan olahraga jarang 91,3%, dan upaya
penanganan mandiri negatif 50,5%. Hasil uji bivariat menunjukkan hubungan
antara usia menarche (p=0,010) dan kebiasaan olahraga (p=0,022) dengan nyeri
haid. Tidak terdapat hubungan antara status gizi (p=0,688), pola makan (p=0,615),
aktivitas fisik (p=0,294), dan upaya penanganan mandiri (p=0,672) dengan nyeri
haid.
Simpulan: Usia menarche dan kebiasaan olahraga berhubungan signifikan
dengan nyeri haid pada siswi.
Saran: Siswi disarankan meningkatkan kebiasaan olahraga dan menerapkan selfcare
yang tepat. Pihak sekolah diharapkan memberikan edukasi kesehatan
reproduksi secara berkala untuk meningkatkan kemampuan siswi dalam
menangani dismenorea.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Kebidanan |
| Depositing User: | Delvy Aplirizani - |
| Date Deposited: | 22 Sep 2026 03:51 |
| Last Modified: | 22 Sep 2026 04:08 |
| URI: | https://repository.unas.ac.id/id/eprint/17175 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
