Novelia, Asti Suryani Shinta (2026) PENGARUH KONSUMSI PUDING DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU NIFAS DI TMPB BIDAN T KABUPATEN BANDUNG. Diploma thesis, Universitas Nasional.
|
Text
COVER.pdf Download (5MB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (542kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf Download (750kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Download (651kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf Download (587kB) |
|
|
Text
BAB 5.pdf Download (522kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (2MB) |
Abstract
Latar belakang : Anemia pada ibu nifas masih menjadi masalah kesehatan yang serius
karena dapat memengaruhi proses pemulihan postpartum, produksi ASI, serta
meningkatkan risiko komplikasi kesehatan ibu. Salah satu upaya nonfarmakologis yang
dapat dilakukan untuk membantu meningkatkan kadar hemoglobin adalah pemanfaatan
daun kelor (Moringa oleifera) yang kaya akan zat besi, vitamin C, protein, dan asam folat.
Pengolahan daun kelor dalam bentuk pudding diharapkan dapat meningkatkan penerimaan
konsumsi pada ibu nifas.
Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh konsumsi pudding daun kelor (Moringa oleifera)
terhadap kadar hemoglobin pada ibu nifas di TPMB Bidan Tania, Desa Jagabaya,
Kabupaten Bandung Tahun 2026.
Desain : Quasi experiment dengan rancangan pre-test and post-test with control group
design. Sampel penelitian berjumlah 20 ibu nifas yang dibagi menjadi kelompok intervensi
dan kelompok kontrol dengan teknik purposive sampling. Kelompok intervensi diberikan
pudding daun kelor sebanyak 1 porsi per hari selama 14 hari, sedangkan kelompok kontrol
mendapatkan asuhan nifas standar. Pengukuran kadar hemoglobin dilakukan sebelum dan
sesudah intervensi menggunakan alat hemoglobinometer Easy Touch GCHb. Analisis data
dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji paired t-test atau uji Wilcoxon
serta independent t-test atau Mann-Whitney dengan tingkat signifikansi 0,05.
Hasil penelitian Dan analisis data didapatkan rerata kadar hemoglobin kelompok
intervensi meningkat dari 9,720 g/dL menjadi 11,010 g/dL (p=0,000), sedangkan kelompok
kontrol meningkat dari 9,680 g/dL menjadi 10,140 g/dL (p=0,000). Hasil uji post-test
menunjukkan perbedaan bermakna antara kedua kelompok (p=0,004; selisih 0,870 g/dL),
dengan kadar hemoglobin kelompok intervensi lebih tinggi.
Kesimpulan Puding daun kelor terbukti berpengaruh signifikan terhadap peningkatan
kadar hemoglobin ibu nifas. Ibu nifas disarankan mengonsumsi puding daun kelor sebagai
pangan fungsional tambahan, bidan dapat menjadikan hasil penelitian ini sebagai dasar
edukasi gizi, dan peneliti selanjutnya disarankan menggunakan sampel lebih besar dengan
desain randomized controlled trial serta periode observasi yang lebih panjang.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Kebidanan |
| Depositing User: | Delvy Aplirizani - |
| Date Deposited: | 22 Sep 2026 03:05 |
| Last Modified: | 22 Sep 2026 03:05 |
| URI: | https://repository.unas.ac.id/id/eprint/17166 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
