ANALISIS KOHESI GRAMATIKAL DAN LEKSIKAL DALAM ARTIKEL BERITA POLITIK SURAT KABAR DIGITAL YEONHAP NEWS

Ningrum, Tantri Pramudita (2026) ANALISIS KOHESI GRAMATIKAL DAN LEKSIKAL DALAM ARTIKEL BERITA POLITIK SURAT KABAR DIGITAL YEONHAP NEWS. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (730kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf

Download (969kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf

Download (525kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya bahasa sebagai alat komunikasi untuk
menyampaikan informasi, gagasan, dan realitas sosial dalam masyarakat. Salah satu sarana
penyampaian informasi tersebut adalah media massa, khususnya teks berita, yang dituntut
menyajikan informasi secara cepat, akurat, dan sistematis. Sebagai sebuah wacana, teks
berita perlu memiliki hubungan yang jelas dan padu antarkalimat agar maknanya dapat
dipahami secara utuh. Kepaduan tersebut penting karena teks berita tidak hanya memuat
fakta, tetapi juga memperlihatkan hubungan logis antara peristiwa, tokoh, waktu, tempat,
dan latar kejadian. Oleh karena itu, pemahaman terhadap unsur kebahasaan yang
mendukung kekohesifan dan kekoherenan wacana menjadi penting, terutama bagi
pembelajar bahasa. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menjelaskan penggunaan
kohesi gramatikal dan kohesi leksikal berdasarkan teori Halliday dan Hasan dalam artikel
berita politik berbahasa Korea yang dimuat oleh Yonhap News. Penelitian ini
menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya 69 data
kohesi gramatikal yang terdiri atas 20 referensi, 1 substitusi, 12 elipsis, dan 36 konjungsi.
Selain itu, ditemukan 78 data kohesi leksikal yang terdiri atas 41 repetisi, 4 sinonimi, 10
hiponimi, dan 23 kolokasi. Kohesi gramatikal berfungsi mempertahankan kesinambungan
acuan, menghindari pengulangan unsur yang telah dipahami, dan memperjelas hubungan
logis antarinformasi. Sementara itu, kohesi leksikal mempertahankan topik melalui repetisi,
memberikan variasi penyebutan melalui sinonimi, menjelaskan hubungan umum dan
khusus melalui hiponimi, serta membangun kesatuan medan makna melalui kolokasi.
Dengan demikian, penggunaan kohesi gramatikal dan leksikal membuat informasi
mengenai kegiatan kampanye, tokoh, lokasi, waktu, dan strategi politik tersusun secara
teratur, saling berkaitan, dan dapat dipahami sebagai satu kesatuan wacana berita yang utuh.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: J Political Science > JN Political institutions (Europe)
P Language and Literature > PN Literature (General)
Divisions: Skripsi > Fakultas Sastra > Program Studi Bahasa Korea
Depositing User: Delvy Aplirizani -
Date Deposited: 21 Sep 2026 07:05
Last Modified: 21 Sep 2026 07:05
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/17159

Actions (login required)

View Item View Item