BUDAYA SSALHWAHWAN SEBAGAI BENTUK DUKUNGAN FANBASE JUNG HAEIN INDONESIA PADA AKTOR KOREA JUNG HAEIN

Putri, Meiva Zahra (2026) BUDAYA SSALHWAHWAN SEBAGAI BENTUK DUKUNGAN FANBASE JUNG HAEIN INDONESIA PADA AKTOR KOREA JUNG HAEIN. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (522kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (549kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (229kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (2MB)

Abstract

Ssalhwahwan (쌀화환) merupakan praktik budaya di Korea Selatan berupa karangan bunga beras
yang kemudian beras tersebut akan didonasikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Budaya ini
telah diadaptasi oleh komunitas fans Internasional, termasuk Indonesia sebagai bentuk dukungan
kepada idola. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan proyek ssalhwahwan oleh
Fanbase Jung Haein Indonesia sebagai bentuk dukungan kepada aktor Korea Jung Haein, serta
menjelaskan latar belakang berkembangnya budaya ssalhwahwan di kalangan Fanbase Jung Haein
Indonseia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus.
Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan lima anggota tim inti Fanbase Jung Haein
Indonesia, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles et al. (2014), dengan
teori participatory culture Henry Jenkins. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proyek
ssalhwahwan mencerminkan keempat dimensi participatory culture, yaitu Affiliations, Expressions,
Collaborative Problem Solving, dan Circulations, yang diwujudkan melalui kerja sama tim,
kreativitas penggemar, penggalangan dana, koordinasi, serta penyebaran informasi melalui media
sosial. Berkembangnya budaya ssalhwahwan di kalangan Fanbase Jung Haein Indonesia
dilatarbelakangi oleh akar budaya Korea dan nilai simbolis beras, peran agensi FNC Entertainment,
serta jaringan antar fanbase Internasional sebagai saluran transmisi budaya. Penelitian ini
menegaskan bahwa fans K-Pop Indonesia bukan sekadar konsumen budaya populer Korea yang
pasif, melainkan telah berkembang menjadi budaya aktif yang mampu mengadaptasi dan memaknai
ulang praktik fandom Korea dalam konteks lokal.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Skripsi > Fakultas Sastra > Program Studi Bahasa Korea
Depositing User: Delvy Aplirizani -
Date Deposited: 21 Sep 2026 04:56
Last Modified: 21 Sep 2026 04:56
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/17154

Actions (login required)

View Item View Item