PENGARUH SUBSTITUSI SERBUK KAYU DENGAN LIMBAH KULIT KOPI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus)

Hassanah, Reffa Rahmatul (2026) PENGARUH SUBSTITUSI SERBUK KAYU DENGAN LIMBAH KULIT KOPI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus). Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (395kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (239kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (414kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (448kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (173kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

Jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) merupakan jamur pangan bergizi tinggi dan
bernilai ekonomi. Keterbatasan ketersediaan serbuk kayu sebagai bahan utama media
tanam mendorong pemanfaatan limbah kulit kopi sebagai alternatif media tanam.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi serbuk kayu dengan limbah
kulit kopi terhadap pertumbuhan dan produksi jamur tiram putih, meliputi kecepatan
pertumbuhan miselium, waktu pemunculan primordia, waktu panen pertama, jumlah
tubuh buah, berat segar, dan diameter tudung jamur tiram putih, serta menentukan
komposisi media tanam yang sesuai untuk jamur tiram putih. Penelitian ini menggunakan
Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan lima ulangan. Perlakuan
terdiri atas P1 (100% serbuk kayu), P2 (75% serbuk kayu+25% limbah kulit kopi), P3
(50% serbuk kayu+50% limbah kulit kopi), P4 (25% serbuk kayu+75% limbah kulit
kopi), dan P5 (100% limbah kulit kopi). Data dianalisis menggunakan ANOVA pada taraf
5% dan uji lanjut Duncan apabila terdapat pengaruh nyata, sedangkan data tidak
memenuhi asumsi ANOVA dianalisis uji Kruskal-Wallis. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa pertumbuhan miselium berlangsung pada seluruh perlakuan, tetapi kecepatannya
berbeda antarperlakuan. Perlakuan P1 menunjukkan pertumbuhan miselium paling cepat,
sedangkan P3 menunjukkan pertumbuhan miselium tertinggi. Pada hasil panen pertama,
P1 menghasilkan jumlah tubuh buah, berat segar tertinggi, dan diameter tudung terbesar.
Perlakuan P4 dan P5 belum menghasilkan tubuh buah hingga akhir pengamatan. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa penggunaan limbah kulit kopi belum memberikan
peningkatan yang konsisten terhadap pertumbuhan dan hasil produksi P. ostreatus.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Artikel > Biologi
Depositing User: Delvy Aplirizani -
Date Deposited: 21 Sep 2026 03:03
Last Modified: 21 Sep 2026 03:03
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/17146

Actions (login required)

View Item View Item