Ivo, Siti Anugrah (2026) ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN MELALUI INTERVENSI TERAPI RELAKSASI OTOT PROGRESIF PADA KLIEN HALUSINASI DENGAN DIAGNOSA MEDIS SKIZOFRENIA DI PANTI SOSIAL BINA LARAS SENTOSA 2. Diploma thesis, UNIVERSITAS NASIONAL.
|
Text
COVER.pdf Download (767kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (354kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (548kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (373kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Download (331kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (361kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (1MB) |
Abstract
Pendahuluan : Skizofrenia merupakan gangguan jiwa berat yang ditandai dengan
gangguan proses pikir, emosi, persepsi, dan perilaku, salah satunya halusinasi
pendengaran yang dapat mengganggu fungsi psikososial klien. Selain terapi
farmakologis, diperlukan intervensi nonfarmakologis dalam asuhan keperawatan
jiwa, salah satunya Terapi Relaksasi Otot Progresif (PMR) untuk membantu klien
mencapai relaksasi dan mengalihkan perhatian dari halusinasi.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran analisis asuhan
keperawatan pada pasien skizofrenia dengan intervensi Terapi Relaksasi Otot
Progresif terhadap penurunan halusinasi pendengaran di Panti Sosial Bina Laras
(PSBL) Harapan Sentosa 2.
Metode : Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan
kualitatif pada dua pasien skizofrenia yang mengalami halusinasi pendengaran.
Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan pemeriksaan
status mental. Intervensi Terapi Relaksasi Otot Progresif diberikan selama lima hari
berturut-turut dengan durasi 30 menit setiap sesi, dikombinasikan dengan strategi
pelaksanaan keperawatan jiwa.
Hasil : Hasil studi kasus menunjukkan adanya penurunan tanda dan gejala
halusinasi pendengaran pada kedua klien setelah diberikan Terapi Relaksasi Otot
Progresif. Klien menunjukkan penurunan frekuensi dan intensitas suara bisikan,
peningkatan kemampuan mengenali dan mengontrol halusinasi, serta perubahan
perilaku ke arah yang lebih tenang, kooperatif, dan mampu berpartisipasi dalam
aktivitas sehari-hari.
Kesimpulan : Terapi Relaksasi Otot Progresif efektif dalam membantu
menurunkan tanda dan gejala halusinasi pendengaran pada pasien skizofrenia.
Terapi ini dapat dijadikan sebagai terapi tambahan dalam asuhan keperawatan jiwa
untuk meningkatkan kemampuan adaptif klien dalam mengelola halusinasi dan
menjalani aktivitas sehari-hari secara lebih mandiri.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Pendidikan Profesi Ners |
| Depositing User: | Delvy Aplirizani - |
| Date Deposited: | 16 Jul 2026 07:11 |
| Last Modified: | 16 Jul 2026 07:11 |
| URI: | https://repository.unas.ac.id/id/eprint/17116 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
