AKTIVITAS ANTIOKSIDAN, KADAR FUKOSANTIN, DAN EFEKTIVITAS EKSTRAK Sargassum crassifolium DALAM PENYEMBUHAN LUKA BAKAR DERAJAT II

Firdaus, Atika Amalia (2026) AKTIVITAS ANTIOKSIDAN, KADAR FUKOSANTIN, DAN EFEKTIVITAS EKSTRAK Sargassum crassifolium DALAM PENYEMBUHAN LUKA BAKAR DERAJAT II. Masters thesis, UNIVERSITAS NASIONAL.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (437kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf

Download (558kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf

Download (271kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis daya
antioksidan,kadarfukosantin, dan efektivitas gel ekstrak etanol S.crassifolium dalam
penyembuhanluka bakar derajat II pada tikus putih (Rattus norvegicus L.). Analisis
daya antioksidan ekstrak etanol S. crassifolium dilakukan menggunakan metode
DPPH dan analisis kadar fukosantin ekstrak etanol S.crassifolium menggunakan
Kromatografi Cair Kinerja Tinggi. Selanjutnya, dilakukan penelitian in vivo dengan
membuat luka bakar pada bagian dorsal badan tikus menggunakan lempeng besi
berdiameter 1 cm yang sebelumnya telah dipanaskan menggunakan alat COD
Reactor dengan suhu 120º C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol
S.crassifolium memiliki aktivitas antioksidan kategori sedang dengan nilai IC50
sebesar 108,455 ppm dan kadar fukosantin sebesar 0,26%. Hasil penelitian juga
menunjukkan bahwa gel ekstrak etanol S.crassifolium efektif mempercepat
penyembuhan luka bakar derajat II pada tikus putih (Rattus norvegicus L.), yang
ditandai dengan semakin cepatnya pengurangan luas luka dan semakin singkatnya
waktu epitelisasi sempurna. Secara mikroskopis, pemberian gel ekstrak etanol
S.crassifolium secara topikal terbukti mempengaruhi jumlah sel-sel inflamasi yang
berada di jaringan luka, meningkatkan jumlah sel fibroblas, meningkatkan
angiogenesis, serta menstimulasi peningkatan kepadatan kolagen dan peningkatan
ketebalan jaringan epitel. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ekstrak
etanol S.crassifolium dapat mempercepat penyembuhan luka bakar derajat II pada
tikus putih (Rattus norvegicus L.), dengan efek yang bersifat bersifat dose
dependent, dengan hasil terbaik dalam penelitian ini ditunjukkan oleh pemberian
gel ekstrak S. crassifolium konsentrasi 20%.
Referensi : 148 (2004-2025)

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: J Political Science > JC Political theory
Divisions: Tesis dan Disertasi > Sekolah Pasca Sarjana > Program Studi S2 Ilmu Biologi
Depositing User: Delvy Aplirizani -
Date Deposited: 15 Jul 2026 08:14
Last Modified: 15 Jul 2026 08:14
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/17074

Actions (login required)

View Item View Item