Sari, Novita (2026) FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN AKTIVITAS PERAWATAN DIRI PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS MATRAMAN JAKARTA TIMUR. Diploma thesis, UNIVERSITAS NASIONAL.
|
Text
Cover.pdf Download (679kB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (325kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf Download (509kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Download (421kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf Download (418kB) |
|
|
Text
BAB 5.pdf Download (240kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (3MB) |
Abstract
Latar Belakang: Diabetes Melitus (DM) tipe 2 yang tidak ditangani secara optimaldapat menimbulkan komplikasi serius seperti gangguan ginjal, penyakit jantung,stroke, hingga amputasi. DKI Jakarta memiliki prevalensi DM tertinggi, dengan
Jakarta Timur sebagai wilayah dengan penderita terbanyak. Aktivitas perawatan diri(self-care) yang konsisten sangat penting untuk menjaga kestabilan kadar guladarah dan mencegah komplikasi. Terdapat faktor yang memengaruhi aktivitatersebut, yaitu faktor predisposisi (usia, lama menderita DM, dan pengetahuanserta faktor penguat (dukungan keluarga).
Tujuan: Untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan aktivitas perawatan
diri pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Matraman Jakarta Timur.
Metodologi: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan
cross-sectional, teknik purposive sampling dengan 88 responden DM Tipe 2.Instrumen penelitian menggunakan kuesioner DKQ-24 untuk pengetahuan, HDFSSuntuk dukungan keluarga, dan SDSCA untuk aktivitas perawatan diri. Data
dianalisis menggunakan uji Spearman Rank dan Mann-Whitney.
Hasil Penelitian: Terdapat korelasi antara usia (p<0,001 dan r=0,678) kekuatanhubungan sangat kuat dan arah positif, lama menderita DM (p<0,001 dan r=0,513)kekuatan hubungan sedang dan arah positif, dan pengetahuan (p=0,039 danr=0,220) kekuatan hubungan lemah dan arah positif terhadap aktivitas perawatan
diri. Namun, tidak ditemukan korelasi signifikan antara jenis kelamin (p=0,437)dan dukungan keluarga (p=0,056 dan r=0,205) dengan aktivitas perawatan diri,meskipun dukungan keluarga menunjukkan arah hubungan positif dengan kekuatan
lemah.
Simpulan: Terdapat korelasi signifikan antara usia, lama menderita DM, dan
pengetahuan dengan aktivitas perawatan diri, namun tidak terdapat korelasi antarajenis kelamin dan dukungan keluarga dengan aktivitas perawatan diri pada pasienDM Tipe 2.
Saran: Pasien dan keluarga diharapkan meningkatkan konsistensi menjalankan
perawatan diri, serta Puskesmas meningkatkan edukasi kesehatan dan konselinguntuk menekan angka komplikasi.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Keperawatan |
| Depositing User: | Irna Irna Yunita |
| Date Deposited: | 14 Jul 2026 03:52 |
| Last Modified: | 14 Jul 2026 03:52 |
| URI: | https://repository.unas.ac.id/id/eprint/17028 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
