WIDIATI, NITA (2026) FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI DI PUSKESMAS PEMBANTU CILILITAN JAKARTA TIMUR. Diploma thesis, UNIVERSITAS NASIONAL.
|
Text
COVER.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (397kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (712kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (663kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Download (800kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (368kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN...pdf Download (2MB) |
Abstract
Latar Belakang: Jumlah penduduk di dunia yang menderita hipertensi semakin
meningkat setiap tahunnya termasuk di Indonesia. berdasarkan hasil Riset
Kesehatan Dasar tahun 2018 angka kejadian hipertensi di Indonesia adalah 34,11%.
Hipertensi merupakan salah satu penyebab kematian dini diseluruh dunia. Faktor
seperti usia, jenis kelamin, genetik, pola makan kurang baik, kurangnya aktifitas
fisik, obesitas, stress, kebiasaan merokok berperan dalam kejadian hipertensi.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berhubungan
dengan kejadian hipertensi di Puskesmas Pembantu Cililitan Jakarta Timur.
Metodologi: Menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita hipertensi yang berusia > 18
tahun dengan jumlah sampel sebanyak 157 responden menggunakan teknik
purposive sampling. Instrumen penelitian terdiri dari tensimeter digital, alat
pengukur tinggi badan dan berat badan, kuesioner Perceived Stress Scale-10,
Global Physical Activity Questionnaire, Food Frequency Questionnaire serta
kuesioner perilaku merokok. Kuesioner merupakan kuesioner yang sudah baku dan
sudah ter uji validitas dan reliabilitas nya. Analisis data dilakukan secara univariat
dan bivariat menggunakan uji Chi-square.
Hasil: Hasil uji statistik Pearson Chi-square didapatkan nilai P-value untuk
variabel usia (P<0,001), jenis kelamin (P<0,001), genetik (P=0,004), obesitas
(P=0,006), Tingkat stres (P<0,001), aktivitas fisik (P=0,037) dan pola makan
(P=0,013) yang berarti (P < 0,05) sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Namun
pada variabel perilaku merokok didapatkan nilai P-value (P=0,292) yang berarti (P
> 0,05) sehingga Ho diterima dan Ha ditolak.
Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara usia, jenis kelamin, genetik,
obesitas, tingkat stres, aktivitas fisik dan pola makan terhadap kejadian hipertensi.
Namun tidak terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku merokok terhadap
kejadian hipertensi di Puskesmas Pembantu Cililitan Jakarta Timur.
Saran: Tenaga kesehatan disarankan mengintegrasikan edukasi gaya hidup sehat
dan senam hipertensi ke dalam program rutin Puskesmas guna menurunkan risiko
hipertensi melalui deteksi dini dan pemantauan tekanan darah secara berkala.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Keperawatan |
| Depositing User: | Irna Irna Yunita |
| Date Deposited: | 14 Jul 2026 03:47 |
| Last Modified: | 14 Jul 2026 04:43 |
| URI: | https://repository.unas.ac.id/id/eprint/17027 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
