ANALISIS YURIDIS PENJATUHAN PIDANA MATI TERHADAP KURIR NARKOTIKA BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 35 TAHUN 2009 TENTANG NARKOTIKA (Studi Kasus Putusan Pengadilan Tanjungbalai Nomor 249/Pid.Sus/2024/PN/Tjb)

Septiyana, Erin (2026) ANALISIS YURIDIS PENJATUHAN PIDANA MATI TERHADAP KURIR NARKOTIKA BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 35 TAHUN 2009 TENTANG NARKOTIKA (Studi Kasus Putusan Pengadilan Tanjungbalai Nomor 249/Pid.Sus/2024/PN/Tjb). Diploma thesis, UNIVERSITAS NASIONAL.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (641kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (797kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (488kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (636kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (578kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (2MB)

Abstract

Indonesia sebagai negara hukum berkewajiban menegakkan
hukum dan keadilan dalam pemberantasan tindak pidana narkotika yang
dikualifikasikan sebagai kejahatan luar biasa. Dalam proses peradilan pidana,
hakim memiliki peran penting dalam menjatuhkan pidana berdasarkan
pertimbangan hukum yang komprehensif. Penelitian ini menganalisis penjatuhan
pidana mati terhadap kurir narkotika dalam Putusan Pengadilan Tanjungbalai
Nomor 249/Pid.Sus/2024/PN/Tjb berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun
2009 tentang Narkotika, dengan menggunakan teori pemidanaan, teori hukum
keadilan, dan teori proporsionalitas pemidanaan. Metode penelitian yang digunakan
adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan
pendekatan kasus yang dianalisis secara deskriptif kualitatif berdasarkan bahan
hukum primer dan sekunder, Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertimbangan
hakim telah sesuai secara yuridis dengan terpenuhinya unsur-unsur Pasal 114 ayat
(2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, namun dari
perspektif teori keadilan dan proporsionalitas, penjatuhan pidana mati terhadap
terdakwa yang hanya berperan membantu proses bongkar muat narkotika dan
bukan sebagai kurir utama masih menimbulkan problematika normatif terkait
keseimbangan antara kesalahan pelaku dan beratnya pidana yang dijatuhkan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Skripsi > Fakultas Hukum > Program Studi Ilmu Hukum
Depositing User: Delvy Aplirizani -
Date Deposited: 13 Jul 2026 07:22
Last Modified: 13 Jul 2026 07:22
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/16998

Actions (login required)

View Item View Item