PENGARUH FEAR OF MISSING OUT (FoMO) DAN MONETASI IKLAN MELALUI TREN PUSAT PERBELANJAAN TERHADAP PERILAKU IMPLUSIVE BUYING KULINER PADA PENGUNJUNG DI BLOK M JAKARTA SELATAN

Nurseptiani, Salsa Musfita (2026) PENGARUH FEAR OF MISSING OUT (FoMO) DAN MONETASI IKLAN MELALUI TREN PUSAT PERBELANJAAN TERHADAP PERILAKU IMPLUSIVE BUYING KULINER PADA PENGUNJUNG DI BLOK M JAKARTA SELATAN. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (982kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (591kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (637kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (575kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (399kB)
[thumbnail of LAMPIRAN..pdf] Text
LAMPIRAN..pdf

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Fear of Missing Out (FoMO)
dan monetasi iklan melalui tren pusat perbelanjaan terhadap perilaku implusive buying kuliner pada pengunjung Blok M, Jakarta Selatan. Penelitian ini dianalisis dengan menggunakan perspektif sosiologi ekonomi melalui Teori Attention Economic Herbert A. Simon dan Teori Masyarakat Konsumsi Jean Baudrillard yang dipilih untuk menjelaskan bahwa adanya kelangkaan perhatian dan makna konsumsi simbolik menjadi pembentuk perilaku konsumsi implusif masyarakat kota. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Pengumpulan data dengan cara penyebaran kuesioner kepada pengunjung Blok M Jakarta Selatan, yang kemudian di analisis menggunakan uji regresi linear berganda. Hasil uji parsial menunjukkan jika FoMO berpengaruh signifikan terhadap implusive buying dengan nilai t hitung 9,229 > t tabel 1,98472 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Hasil uji parsial menunjukkan jika monetasi iklan melalui tren pusat perbelanjaan berpengaruh signifikan dengan nilai t hitung 7,026 > t tabel 1,98472 dan signifikansi
0,000 < 0,05. Sedangkan, secara simultan kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap implusive buying dengan nilai f hitung 110,533 > f tabel 4,83 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,695 menunjukkan jika 69,5% jika terdapat pengaruh antara FoMO dan monetasi iklan melalui tren pusat perbelanjaan terhadap perilaku implusive buying kuliner pada pengunjung Blok M. Temuan ini menunjukkan bahwa perilaku impulsive buying kuliner tidak hanya dipengaruhi oleh faktor psikologis individu, tetapi juga oleh dinamika ekonomi perhatian dan budaya konsumsi simbolik dalam masyarakat urban, di mana konsumsi menjadi sarana memperoleh pengakuan sosial dan membangun identitas.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Fear of Missing Out, Ekonomi Perhatian, Masyarakat Konsumsi, Implusive Buying, Budaya Konsumsi.
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HF Commerce
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Sosiologi
Depositing User: Irna Irna Yunita
Date Deposited: 08 Jul 2026 06:41
Last Modified: 09 Jul 2026 04:26
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/16943

Actions (login required)

View Item View Item