LAKI-LAKI TERHADAP KEKERASAN DALAM RELASI INTIM (INTIMATE PARTNER VIOLENCE) DALAM PERSPEKTIF HEGEMONI MASKULINITAS

NUHA, KAMILATUN (2026) LAKI-LAKI TERHADAP KEKERASAN DALAM RELASI INTIM (INTIMATE PARTNER VIOLENCE) DALAM PERSPEKTIF HEGEMONI MASKULINITAS. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (459kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (783kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (569kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (428kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini membahas persepsi, kesadaran, serta respons laki-laki terhadap kekerasan dalam relasi intim. Selama ini, diskursus mengenai intimate partner violence umumnya menempatkan perempuan sebagai korban utama, sehingga pengalaman laki-laki sebagai korban relatif kurang mendapat perhatian. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi laki-laki terhadap kekerasan dalam relasi intim, tingkat kesadaran dalam mengidentifikasi diri sebagai korban, respons terhadap pengalaman kekerasan, serta tingkat internalisasi norma maskulinitas hegemonik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei terhadap 343 responden laki-laki. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif dan tabulasi silang untuk melihat kecenderungan distribusi antarvariabel. Penelitian ini menggunakan teori hegemoni maskulinitas dari R.W. Connell sebagai kerangka analisis untuk memahami bagaimana norma gender membentuk persepsi, kesadaran, dan respons terhadap kekerasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden mampu mengenali bentuk kekerasan yang bersifat eksplisit, namun masih terdapat ambiguitas dalam memahami kekerasan non-fisik seperti kontrol dan kekerasan verbal. Sebagian besar responden berada pada tingkat kesadaran sedang dalam mengidentifikasi diri sebagai korban, serta cenderung lebih memilih mencari dukungan dari jaringan sosial informal dibandingkan melaporkan kepada lembaga formal. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa norma maskulinitas berperan dalam membentuk cara laki-laki
memaknai pengalaman kekerasan dalam relasi intim.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: kekerasan dalam relasi intim, persepsi laki-laki, kesadaran korban, maskulinitas hegemonik, relasi gender
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HM Sociology
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Sosiologi
Depositing User: Fitria Nur Indah Hasanah
Date Deposited: 02 Jul 2026 07:05
Last Modified: 02 Jul 2026 07:05
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/16852

Actions (login required)

View Item View Item