PUTRI, NADIRA PADHILAH (2026) RANCANG BANGUN SISTEM MONITORING KAMERA PENGAWAS DENGAN KOMUNIKASI LORA DI KAWASAN KONSERVASI TAMAN NASIONAL UJUNG KULON. Diploma thesis, Universitas Nasional.
|
Text
COVER.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (284kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (908kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (270kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (8MB) |
Abstract
Pemantauan satwa liar di Ujung Kulon menggunakan kamera jebak (camera trap)
konvensional seringkali menghadapi kendala teknis berupa efisiensi manajemen daya yang rendah, keterbatasan kapasitas penyimpanan memori akibat tingginya tingkat pemicu palsu (false alarm) oleh pergerakan vegetasi, serta kesulitan akses data secara real-time di lokasi terpencil. Penelitian ini bertujuan merancang bangun sistem monitoring satwa liar jarak jauh yang hemat energi dan handal menggunakan mikrokontroler ESP32-S3 yang terintegrasi dengan modul komunikasi LoRa (Long Range) Ebyte E220-900T22D. Untuk meningkatkan akurasi deteksi, sistem menerapkan metode fusi sensor (sensor fusion) yang menggabungkan sensor gerak PIR dan sensor termal AMG8833. Sistem ini didukung oleh Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) off-grid 20 Wp sebagai sumber energi mandiri. Mekanisme pengiriman data citra dilakukan dengan teknik fragmentasi paket (chunking) dari unit RTU ke MTU, yang kemudian diteruskan ke aplikasi Telegram Bot sebagai antarmuka pengguna. Hasil pengujian menunjukkan bahwa integrasi logika fusi sensor mampu meminimalisir false alarm secara signifikan, di mana kamera hanya aktif jika terdeteksi pergerakan pada jarak efektif 0–5 meter dan perubahan suhu objek (thermal gradient) >1,5 °C. Pada pengujian komunikasi nirkabel di lingkungan bervegetasi (Non-Line of Sight), sistem mampu mentransmisikan data hingga jarak maksimum 750 meter dengan RSSI kritis -119 dBm. Transmisi satu bingkai gambar (frame) membutuhkan waktu rata-rata 20–25 detik dengan tingkat keberhasilan penyusunan ulang data (re-assembling) sebesar 100%. Dari sisi ketahanan energi, unit RTU dengan beban puncak 2,321 Watt mampu beroperasi secara mandiri (autonomous) selama lebih dari 24 jam menggunakan baterai 12V 7,5Ah tanpa pasokan sinar matahari. Sistem ini menawarkan solusi pemantauan satwa liar yang efektif untuk area blank spot sinyal seluler dengan biaya implementasi yang terjangkau.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering |
| Divisions: | Skripsi > Fakultas Teknik dan Sains > Program Studi Teknik Elektro |
| Depositing User: | Irna Irna Yunita |
| Date Deposited: | 02 Jul 2026 03:30 |
| Last Modified: | 02 Jul 2026 03:30 |
| URI: | https://repository.unas.ac.id/id/eprint/16820 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
