FEBRIANTO, FEBRIANTO (2026) RANCANG BANGUN SEPEDA STATIS MENGGUNAKAN ALTERNATOR SEBAGAI PEMBANGKIT TENAGA LISTRIK BERBASIS MIKROKONTROLLER ESP32. Diploma thesis, Universitas Nasional.
|
Text
COVER.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Download (269kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf Download (704kB) |
|
|
Text
BAB 5.pdf Download (243kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menganalisis sistem sepeda statis sebagai pem- bangkit energi listrik berbasis alternator dan mikrokontroler ESP32 dengan sistem monitor- ing berbasis Internet of Things (IoT). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh m eningkatnya kebutuhan energi listrik yang tidak selalu diimbangi dengan ketersediaan pasokan listrik, sehingga diperlukan pemanfaatan sumber energi alternatif yang sederhana dan ramah ling- kungan. Energi mekanik dari aktivitas kayuhan sepeda statis dimanfaatkan untuk memutar alternator sehingga menghasilkan energi listrik melalui prinsip induksi elektromagnetik. Energi listrik yang dihasilkan kemudian disearahkan menjadi arus searah dan dimanfaatkan untuk menyalakan beban lampu serta mengisi baterai sebagai media penyimpanan energi. Sistem monitoring dirancang menggunakan mikrokontroler ESP32 yang terhubung dengan sensor tegangan berbasis voltage divider dan sensor arus ACS712 untuk mengukur parameter tegangan, arus, dan daya secara real-time. Data pengukuran ditampilkan pada LCD serta dapat dipantau dari jarak jauh melalui jaringan WiFi menggunakan aplikasi Telegram. Metode penelitian meliputi studi literatur, perancangan sistem mekanik dan elektronik, pembuatan dan perakitan alat, pemrograman mikrokontroler, pengujian sistem, serta analisis data. Pengujian dilakukan menggunakan variasi beban lampu DC mulai dari
50 Watt hingga 300 Watt. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu menghasilkan tegangan relatif stabil pada kisaran 14–15 Volt dengan peningkatan arus yang proporsional terhadap kenaikan beban. Pengujian akurasi menunjukkan bahwa sensor tegangan memiliki rata-rata error sebesar 0,19% dan sensor arus sebesar 0,73%, sehingga
sistem monitoring memiliki tingkat akurasi yang baik. Selain itu, peningkatan beban listrik
menyebabkan arus keluaran meningkat dan kecepatan putaran alternator menurun akibat bertambahnya torsi elektromagnetik. Sistem mampu menyuplai daya hingga sekitar 300
Watt, meskipun pada kondisi tersebut sistem hanya dapat bekerja dalam waktu singkat karena penurunan RPM yang signifikan. Penggunaan baterai berkapasitas besar juga memberikan beban tambahan pada alternator sehingga mempengaruhi kinerja sistem. Sistem transmisi yang menggunakan kombinasi gear dan pulley menunjukkan efisiensi rata-rata sekitar 98,05% sehingga energi mekanik dari kayuhan sepeda dapat ditransmisikan secara efektif untuk memutar alternator. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sepeda statis berbasis alternator dan ESP32 berpotensi dimanfaatkan sebagai pembangkit energi listrik alternatif yang sederhana, sekaligus membuka peluang pengembangan lebih lanjut pada aspek optimasi transmisi, sistem penyimpanan energi, dan fitur monitoring berbasis IoT.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering |
| Divisions: | Skripsi > Fakultas Teknik dan Sains > Program Studi Teknik Elektro |
| Depositing User: | Irna Irna Yunita |
| Date Deposited: | 02 Jul 2026 03:10 |
| Last Modified: | 02 Jul 2026 03:10 |
| URI: | https://repository.unas.ac.id/id/eprint/16818 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
