FAKTOR FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI PUSKESMAS KECAMATAN PASAR REBO JAKARTA TIMUR

SIGALINGGING, CINTANIA LUSIANA (2026) FAKTOR FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI PUSKESMAS KECAMATAN PASAR REBO JAKARTA TIMUR. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of Cover .pdf] Text
Cover .pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (520kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (644kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (542kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (542kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (474kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan pada lansia yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah ≥140/90 mmHg dan dapat menimbulkan komplikasi serius seperti penyakit jantung, stroke, dan gagal ginjal. Prevalensi hipertensi pada lansia terus meningkat dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, terutama indeks massa tubuh dan gaya hidup.

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada lansia di Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Metodologi: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif analitik dan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 83 lansia. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square.

Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas fisik (p-value = 0,011 < 0,05), indeks massa tubuh (p-value = 0,000 < 0,05), pola makan (p-value = 0,000 < 0,05), dan konsumsi kopi (p-value = 0,005 < 0,05) berhubungan dengan kejadian hipertensi pada lansia. Sementara itu, kebiasaan merokok (p-value = 0,269 > 0,05) tidak berhubungan dengan kejadian hipertensi.

Kesimpulan: Terdapat hubungan antara aktivitas fisik, indeks massa tubuh, pola makan, dan konsumsi kopi dengan kejadian hipertensi pada lansia, sedangkan kebiasaan merokok tidak memiliki hubungan dengan kejadian hipertensi.

Saran: Puskesmas diharapkan dapat meningkatkan program edukasi kesehatan dan promosi gaya hidup sehat bagi lansia, terutama terkait pengaturan pola makan, peningkatan aktivitas fisik, pengendalian berat badan, serta pembatasan konsumsi kopi. Lansia juga dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin guna mencegah komplikasi lebih lanjut.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Hipertensi, Lansia, Aktivitas fisik, Indeks massa tubuh, Gaya hidup, Pola makan, Konsumsi kopi, Merokok
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Keperawatan
Depositing User: Fitria Nur Indah Hasanah
Date Deposited: 02 Jul 2026 02:41
Last Modified: 02 Jul 2026 02:41
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/16817

Actions (login required)

View Item View Item