ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN MELALUI INTERVENSI PENGHISAPAN LENDIR (SUCTION) PADA KLIEN DEWASA DENGAN DIAGNOSA MEDIS ACUTE RESPIRATORY DISTRESS SYNDROME (ARDS) DI RUANG ICU RS GRHA PERMATA IBU DEPOK

STEFANI, VIORELLA (2026) ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN MELALUI INTERVENSI PENGHISAPAN LENDIR (SUCTION) PADA KLIEN DEWASA DENGAN DIAGNOSA MEDIS ACUTE RESPIRATORY DISTRESS SYNDROME (ARDS) DI RUANG ICU RS GRHA PERMATA IBU DEPOK. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (742kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (402kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (463kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (401kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (367kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (949kB)

Abstract

Latar Belakang: Acute Respiratory Distress Syndrome (ARDS) merupakan
kegawatdaruratan respirasi dengan gangguan pertukaran gas yang menyebabkan hipoksemia dan memerlukan perawatan intensif di ICU. Pada klien dengan ventilasi mekanik, penumpukan sekret dapat memperburuk oksigenasi sehingga "suction" menjadi intervensi keperawatan penting untuk menjaga patensi jalan napas. Tujuan: Menganalisis asuhan keperawatan melalui penerapan intervensi penghisapan lendir "suction" pada klien Tn. W dan Tn. F dengan diagnosa medis Acute Respiratory Distress Syndrome (ARDS) yang dirawat di ruang ICU RS Grha Permata Ibu Depok.
Hasil: Penerapan intervensi suction pada Tn. W dan Tn. F menunjukkan perbaikan bersihan jalan napas dan status respirasi. Tn. W dengan ventilasi mekanik mode SIMV–Pressure Control (SIMV-PC) menunjukkan respons lebih cepat, dengan tanda vital stabil TD 120/80 mmHg, N 86 kali/menit, RR 20 kali/menit, Suhu
36,6°C, SpO₂ 97%, suara napas bersih, dan sekret minimal. Sebaliknya, Tn. F dengan mode Assist Control–Volume Control (AC-VC) mengalami perbaikan bertahap dengan tanda vital TD 118/76 mmHg, N 92 kali/menit, RR 22 kali/menit, Suhu 36,8°C, dan SpO₂ 95%, disertai ronki ringan yang berkurang setelah suction. Temuan ini menunjukkan bahwa suction efektif meningkatkan bersihan jalan napas, dengan hasil klinis Tn. W lebih optimal dibandingkan Tn. F.
Simpulan dan Saran: Intervensi suction efektif meningkatkan status respirasi dan menjaga patensi jalan napas pada klien ARDS dengan ventilasi mekanik. Suction perlu dilakukan secara selektif berdasarkan pengkajian dan pemantauan respons respirasi untuk mencegah komplikasi dan mengoptimalkan asuhan keperawatan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Pendidikan Profesi Ners
Depositing User: Fitria Nur Indah Hasanah
Date Deposited: 01 Jul 2026 10:58
Last Modified: 01 Jul 2026 10:58
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/16815

Actions (login required)

View Item View Item