SURYANI, SURYANI (2026) ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN MELALUI INTERVENSI TERAPI RELAKSASI BENSON PADA PASIEN DENGAN DIAGNOSA MEDIS POST SECTIO CAESAREA DI RUANG RAWAT INAP RSUD BUDHI ASIH. Diploma thesis, Universitas Nasional.
|
Text
COVER.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I .pdf Download (463kB) |
|
|
Text
BAB II .pdf Download (420kB) |
|
|
Text
BAB III .pdf Download (438kB) |
|
|
Text
BAB IV .pdf Download (275kB) |
|
|
Text
BAB V .pdf Download (256kB) |
|
|
Text
Lampiran.pdf Download (911kB) |
Abstract
Latar Belakang: Sectio caesarea merupakan tindakan pembedahan yang menimbulkan nyeri akut pasca operasi akibat diskontinuitas jaringan (Novia &
Machmudah, 2021). Data RSUD Budhi Asih periode Juli-September 2025
menunjukkan 75,6% persalinan dilakukan melalui sectio caesarea. Nyeri post SC dapat menghambat mobilisasi, mengganggu bonding attachment, dan menunda pemberian ASI (Afifah,2009)
Tujuan: MengANALISIS penerapan asuhan keperawatan melalui intervensi terapi relaksasi Benson pada pasien dengan masalah keperawatan nyeri akut di ruang rawat inap RSUD Budhi Asih Jakarta.
Metode: Studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan terhadap dua pasien
(Ny. M dan Ny. MA) dilakukan tanggal 13-15 Desember 2025 dan Tanggal 17-19
Desember 2025. Terapi relaksasi Benson diberikan selama 3 hari berturut-turut dengan durasi 10-15 menit per sesi. Pengukuran skala nyeri menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) dilakukan sebelum dan sesudah intervensi
Hasil: Pada Ny. M terjadi penurunan skala nyeri dari 6/10 (nyeri sedang) menjadi
2/10 (nyeri ringan). Pada Ny. MA terjadi penurunan skala nyeri dari 5/10 (nyeri sedang) menjadi 1/10 (nyeri ringan). Kedua pasien menunjukkan perbaikan kondisi yang ditandai dengan berkurangnya ekspresi meringis, peningkatan mobilisasi, dan kemampuan beristirahat yang lebih baik.
Simpulan dan Saran: Terapi relaksasi Benson efektif menurunkan intensitas nyeri akut pada pasien post sectio caesarea. Teknik ini mudah dilakukan, tidak menimbulkan efek samping, hemat biaya, dan dapat dilakukan secara mandiri oleh pasien. Terapi ini dapat dijadikan sebagai standar prosedur operasional (SPO) serta diintegrasikan dalam discharge planning untuk meningkatkan kemandirian pasien dalam manajemen nyeri di rumah.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Pendidikan Profesi Ners |
| Depositing User: | Fitria Nur Indah Hasanah |
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 10:51 |
| Last Modified: | 01 Jul 2026 10:51 |
| URI: | https://repository.unas.ac.id/id/eprint/16813 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
