Broto, Ramadhan Adi (2026) PELAKSANAAN KONTROL SISTEM AT COST: PERSPEKTIF TIM PENGUSAHA DAPUR PADA UNIT SATUAN PELAYANAN PEMENUHAN GIZI (SPPG) X PROGRAM MAKAN BERGIZI GRATIS (MBG) DI KAWASAN PENYANGGA JAKARTA. Masters thesis, Universitas Nasional.
|
Text
COVER.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (630kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (545kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap dan menganalisis sistem at cost dalam pengelolaan dan pelaporan keuangan yang dilakukan unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) apakah sudah efektif agar segala tujuan mulia program Makan Bergizi Gratis (MBG) tercapai. Selain itu juga enganalisis mekanisme yang sebenarnya terjadi dalam interaksi berbagai pihak terkait pelaksanaan sistem at cost apakah sudah efektif mendukung tujuan MBG. Permasalahan utama yang diangkat dalam penelitian ini adalah apakah penerapan sistem at cost (yang menggantikan sistem reimbursement) benar-benar lebih hemat dan bisa meminimalisir penyelewengan dana belanja bahan baku MBG sesuai dengan pernyataan pemerintah. Penelitian ini didasarkan pada Teori Keagenan dalam tata kelola program bantuan pangan, Teori Prospek terkait pertimbangan pengusaha terlibat dalam program MBG, Teori Patronase dan Patrimonialisme dalam praktik kebijakan publik, Teori Interaksi Simbolik tentang praktik akuntansi at cost, Teori Institusional Baru, serta sejumlah konsep tentang program bantuan sosial. Hasil penelitian studi kasus tunggal dengan triangulasi ini menunjukkan bahwa penerapan sistem at cost mendukung pembayaran langsung ke para vendor dan merapikan laporan keuangan, tapi agak mengabaikan substansi tujuannya agar dapat mengawal program MBG benar-benar memberikan manfaat paling optimal bagi para penerima manfaat. Sistem at cost justru membuka celah masalah khususnya terkait mark up, cashback, rancunya pencatatan saat ada bahan baku tersisa, dan ketidaktransparanan lainnya termasuk manipulasi data. Dalam praktiknya pelaksanaan sistem at cost justru bisa tereksploitasi untuk memunculkan banyak ketidaksepakatan tentang perencanaan, pengadaan barang dan eksekusi proses di dapur, bahkan memicu konflik yang tidak terjembatani antara tim dapur dan tim SPPG.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HB Economic Theory H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management |
| Divisions: | Tesis dan Disertasi > Sekolah Pasca Sarjana > Program Studi S2 Akuntansi |
| Depositing User: | Miss Yulia Zahra Yamini |
| Date Deposited: | 01 Jul 2026 02:36 |
| Last Modified: | 01 Jul 2026 02:40 |
| URI: | https://repository.unas.ac.id/id/eprint/16766 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
