ASUHAN KEBIDANAN BERKESINAMBUNGAN PADA NY. E. DENGAN KETIDAKNYAMANAN TM III DI TPMB S KALAPANUNGGAL SUKABUMI

MALA, SANTI (2026) ASUHAN KEBIDANAN BERKESINAMBUNGAN PADA NY. E. DENGAN KETIDAKNYAMANAN TM III DI TPMB S KALAPANUNGGAL SUKABUMI. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of 1. COVER.pdf] Text
1. COVER.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of 2. BAB I.pdf] Text
2. BAB I.pdf

Download (342kB)
[thumbnail of 3. BAB II.pdf] Text
3. BAB II.pdf

Download (874kB)
[thumbnail of 4. BAB III.pdf] Text
4. BAB III.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 5. BAB IV.pdf] Text
5. BAB IV.pdf

Download (377kB)
[thumbnail of 6. BAB V.pdf] Text
6. BAB V.pdf

Download (374kB)
[thumbnail of 7. LAMPIRAN.pdf] Text
7. LAMPIRAN.pdf

Download (4MB)

Abstract

Continuity of Midwifery Care (COMC) merupakan pelayanan yang bertujuan untuk
menjalin kemitraan antara bidan dan klien sehingga bidan dapat bermitra secara
berkesinambungan sampai usia produktif serta untuk mencegah secara dini segala jenis
risiko yang akan terjadi dari kehamilan persalinan dan melahirkan sampai 6 minggu pertama
postpartum. Tujuan COMC ini adalah melakukan manajemen asuhan berkesinambungan
pada Ny. di TPMB S Kalapanunggal Sukabumi Tahun 2026. Asuhan ini menggunakan studi
kasus yang diberikan kepada Ny. E sejak kehamilan, persalinan, nifas, neonatal, serta
penerapan asuhan komplementer berupa senam kegel, penggunaan air rebusan daun sirih
dan tehnik relaksasi pada masa kehamilan, tehnik masase, rebozo shake apple the tree pada
masa persalinan, pijat oksitosin, dan edukasi makan sayur yang mengandung Laktogogum
berupa sayur katuk dan jantung pisang pada masa nifas. Hasil yang diperoleh Ny. E
sepanjang fase kehamilan dirinya merasa nyaman tanpa ada masalah, hanya di kunjungan
TM III, Ny. E mengeluh sering buang air kecil dan keputihan sehingga diberikan asuhan
senam kegel dan cebok dengan air rebusan daun sirih. Ny. E diberikan teknik relaksasi
setelah mengalami ketidaknyamanan berupa kontraksi Braxton Hicks pada kunjungan ketiga
pada TM III. Pada tanggal 18 November 2025, ia melahirkan secara normal dan spontan. Pada
kala I fase aktif Ny. E tampak gelisah karena merasakan nyeri sehingga diberikan edukasi
berupa tehnik relaksasi, rebozo shake apple the tree, massase, dan tehnik relaksasi.
Dibutuhkan waktu selama 7 jam 25 menit untuk proses persalinan. Pemantauan masa nifas
dilakukan hingga 42 hari, proses involusio berjalan dengan baik. Pada hari pertama ASI
belum lancar sehingga dilakukan dan diajarkan pijat oksitosin. Kondisi bayi baru lahir,bayi:
jenis kelamin laki-laki, warna kulit kemerahan, tonus otot kuat, dan menangis kuat, BB: 3100
gram, PB: 50 cm dengan Apgar Score 8/9, IMD sudah diberikan dalam waktu 60 menit,
diberikan profilaksis vitamin K, salep mata, imunisasi HB0, dan pada KN1–KN 4 bayi Ny.
E tidak mengalami keluhan apapun. Dapat disimpulkan bahwa Ny.E telah menerima
perawatan tambahan berdasarkan kebutuhannya dan selama proses kehamilan, persalinan,
pascapersalinan, dan masa neonatal semuanya terjadi secara alami. Harapannya penerapan
Continuity of Midwifery Care dan komplementer sebagai pendamping asuhan dapat
diterapkan pada setiap ibu yang memeriksakan kehamilannya di TPMB S sehingga
kesehatan dan keselamatan ibu dan bayi semakin meningkat.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Pendidikan Profesi Bidan
Depositing User: Irna Irna Yunita
Date Deposited: 30 Jun 2026 09:32
Last Modified: 30 Jun 2026 09:32
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/16758

Actions (login required)

View Item View Item