ASUHAN KEBIDANAN BERKESINAMBUNGAN PADA NN. VY DI TPMB Bd. LAELI JAZIROH, S.Tr.Keb., M.Keb DEPOK JAWA BARAT

DINANTI, AMALIA AGHNIYA AULIA (2026) ASUHAN KEBIDANAN BERKESINAMBUNGAN PADA NN. VY DI TPMB Bd. LAELI JAZIROH, S.Tr.Keb., M.Keb DEPOK JAWA BARAT. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (445kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (796kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (710kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (423kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (427kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (3MB)

Abstract

Continuity of Midwifery Care (CoMC) adalah model asuhan kebidanan secara menyeluruh yang berfokus pada pelayanan berkelanjutan yang sesuai dengan kebutuhan individu, dimulai dari masa kehamilan hingga keluarga berencana dengan aman dan efektif. Studi kasus ini bertujuan mengimplementasikan manajemen asuhan berkesinambungan pada Nn. VY di TPMB Bd. Laeli Jaziroh, S.Tr.Keb., M.Keb pada tahun 2025, mencakup masa kehamilan, persalinan, nifas, hingga bayi baru lahir dengan integrasi terapi komplementer berupa teknik relaksasi napas dalam, akupresur, dan pijat oksitosin. Hasil studi ini menunjukkan bahwa status kehamilan tidak diinginkan (KTD) yang menjadi faktor utama rendahnya kunjungan ANC, sehingga tidak sesuai dengan standar kunjungan minimal, ketidaklengkapan imunisasi TT, dan skrining laboratorium. Proses persalinan berlangsung spontan dan normal pada usia kehamilan 38 minggu 6 hari. Durasi setiap kala persalinan berada dalam batas normal, yaitu kala I (11 jam 25 menit), kala II (15 menit), kala III (10 menit), dan kala IV (2 jam). Intervensi teknik relaksasi napas dalam dan akupresur terbukti efektif dalam mengurangi nyeri selama persalinan. Selama 4 kali kunjungan masa nifas, hasil pemantauan involusi uterus menunjukan pemulihan yang optimal. Masalah terkait produksi ASI pada KF 1 serta gangguan psikologis ringan (baby blues) pada KF 2 berhasil tertangani secara efektif melalui intervensi konseling pijat oksitosin dan pemberian dukungan psikososial kepada ibu. Bayi lahir sehat tanpa kelainan, jenis kelamin perempuan, dengan keberhasilan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) selama 1 jam. Dapat disimpulkan bahwa penerapan CoMC efektif dalam mendeteksi dini risiko dan memenuhi kebutuhan ibu serta bayi. Diharapkan TPMB Laeli Jaziroh dapat meningkatkan strategi pendekatan dalam pemenuhan standar asuhan antenatal, khususnya pada kasus kehamilan tidak diinginkan (KTD), serta mempertahankan penerapan terapi komplementer yang terbukti efektif dalam mendukung kenyamanan ibu dan kesehatan bayi.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: asuhan kebidanan berkesinambungan, kehamilan tidak diinginkan, teknik relaksasi napas dalam, akupresur, pijat oksitosin.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Pendidikan Profesi Bidan
Depositing User: Vira Desintha Larasati
Date Deposited: 25 Jun 2026 03:58
Last Modified: 25 Jun 2026 03:58
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/16714

Actions (login required)

View Item View Item