WIRANTI, AJENG RATNA (2026) ASUHAN KEBIDANAN BERKESINAMBUNGAN PADA NY. N DI TPMB SUMIYATI, S.ST., Bdn SUKAMAKMUR CIOMAS KABUPATEN BOGOR JAWA BARAT. Diploma thesis, Universitas Nasional.
|
Text
COVER.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (298kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (899kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (873kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Download (316kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (289kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (3MB) |
Abstract
Continuity of Midwifery Care (CoMC) merupakan model asuhan kebidanan yang berfokus pada perempuan dan diberikan secara berkesinambungan oleh bidan sejak masa kehamilan hingga pascapersalinan. Model ini menekankan terbangunnya hubungan saling percaya antara perempuan dan bidan sehingga mampu menciptakan asuhan yang aman dan nyaman. CoMC dipandang sebagai model asuhan yang ideal karena mendukung proses kehamilan dan persalinan yang normal dengan tetap mengutamakan keselamatan ibu dan bayi, menghargai pilihan perempuan, serta menjaga kesinambungan pelayanan kebidanan. Penerapan CoMC dalam studi kasus ini bertujuan untuk memberikan asuhan kebidanan berkesinambungan kepada Ny. N di TPMB Sumiyati, S.ST., Bdn. Asuhan yang diberikan meliputi pengkajian riwayat kehamilan sesuai standar pelayanan antenatal care (ANC), pendampingan persalinan, kunjungan nifas (KF), dan kunjungan neonatal (KN). Selain asuhan kebidanan standar, diberikan pula asuhan komplementer berupa penggunaan birthing ball, pijat punggung, dan teknik relaksasi napas dalam pada kala I fase laten persalinan. Pada masa nifas dilakukan pijat oksitosin untuk membantu meningkatkan produksi ASI dan mengurangi kelelahan ibu, disertai edukasi mengenai teknik menyusui yang benar serta perawatan seborrhea pada bayi menggunakan minyak kelapa murni. Hasil asuhan menunjukkan bahwa Ny. N melahirkan secara spontan melalui persalinan pervaginam pada usia kehamilan aterm pada tanggal 28 Oktober 2025. Bayi lahir dalam kondisi sehat, menangis kuat, berjenis kelamin perempuan, dan memiliki keadaan umum normal. Selama masa kehamilan, persalinan, nifas, dan periode neonatal tidak ditemukan komplikasi. Ibu melakukan kunjungan ANC sebanyak 16 kali, proses persalinan berlangsung sesuai standar Asuhan Persalinan Normal (APN), kunjungan nifas dilakukan sebanyak lima kali, kunjungan neonatal sebanyak tiga kali, serta kunjungan pasca neonatal sebanyak dua kali. Seluruh keluhan ibu dan bayi dapat ditangani dengan baik, sehingga pada akhir periode asuhan keduanya berada dalam kondisi sehat.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Asuhan Berkesinambungan, Birthing ball, Pijat oksitosin, Seborrhea |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RG Gynecology and obstetrics |
| Depositing User: | Vira Desintha Larasati |
| Date Deposited: | 25 Jun 2026 03:28 |
| Last Modified: | 25 Jun 2026 03:28 |
| URI: | https://repository.unas.ac.id/id/eprint/16713 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
