ASUHAN KEBIDANAN BERKESINAMBUNGAN PADA Ny. DT DI TPMB RD LEMAH ABANG KARAWANG JAWA BARAT

Pertiwi, Rahayu (2026) ASUHAN KEBIDANAN BERKESINAMBUNGAN PADA Ny. DT DI TPMB RD LEMAH ABANG KARAWANG JAWA BARAT. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (491kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (285kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (673kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (399kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (280kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (267kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

Latar belakang: Kesehatan ibu dan anak masih menjadi prioritas utama dalam pembangunan kesehatan di Indonesia. Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) masih relatif tinggi dan sebagian besar disebabkan oleh komplikasi yang sebenarnya dapat dicegah. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas dan kesinambungan pelayanan kebidanan masih perlu ditingkatkan. Continuity of Midwifery Care (CoMC) merupakan pelayanan kebidanan yang diberikan secara menyeluruh dan berkelanjutan kepada ibu dan bayi mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, hingga bayi baru lahir, yang dilakukan sampai akhir masa nifas (42 hari). CoMC pada kasus Ny. DT usia 32 tahun, G2P1A0 dilakukan mulai masa persalinan, nifas, bayi baru lahir (BBL) sampai dengan neonatal lanjut, bertempat di TPMB RD Lemah Abang Karawang. Tujuan asuhan dilakukan untuk menjamin kesinambungan pelayanan, meningkatkan kualitas asuhan, serta mendeteksi secara dini adanya komplikasi yang dapat membahayakan ibu dan bayi. Metode asuhan dilakukan dengan menggunakan 7 langkah manajemen Varney yang dibuat dalam laporan kasus CoMC, dokumentasi menggunakan SOAP yang dilengkapi dengan penerapan asuhan komplementer pada ibu dan bayi. Hasil CoMC: Ny. DT gravida aterm, melahirkan fisiologis, spontan pervaginam dengan laserasi grade II. Bayi lahir spontan, normal, sesuai usia kehamilan, berat badan 3900 gr. Pemantauan masa nifas dilakukan hingga 42 hari, tidak ditemukan masalah serius pada KF 1, KF 2 dan KF 3. Intervensi ketidaknyamanan diatasi dengan edukasi, dan asuhan komplementer ibu dan bayi. Ibu dan bayi tampak sehat dan bugar. Saran: agar semua praktisi bidan dapat menerapkan asuhan CoMC dengan baik, dan menerapkan asuhan komplementer sesuai kebutuhan dan standar kebidanan yang berlaku.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Pendidikan Profesi Bidan
Depositing User: Irna Irna Yunita
Date Deposited: 24 Jun 2026 03:07
Last Modified: 24 Jun 2026 03:07
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/16672

Actions (login required)

View Item View Item