Dinamika Komunikasi Internal Dalam Koordinasi Pelayanan Gizi di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pejaten Barat 2

AARON, YASUDA ROUICHI (2026) Dinamika Komunikasi Internal Dalam Koordinasi Pelayanan Gizi di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pejaten Barat 2. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (585kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (681kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (581kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (446kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (2MB)

Abstract

Memenuhi kebutuhan gizi masyarakat merupakan komponen penting dalam
pembangunan kesehatan nasional yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatanmasyarakat dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Salah satu strategi
pemerintah untuk meningkatkan status gizi masyarakat adalah implementasi program
pelayanan gizi yang dilakukan oleh Satuan Pelayanan Gizi (SPPG). Studi ini bertujuanuntuk menganalisis dinamika komunikasi internal dalam proses koordinasi pelayanan gizi
di SPPG Pejaten Barat 2, Jakarta Selatan.Studi ini mengadopsi pendekatan kualitatif
deskriptif, dengan data yang dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancaramendalam, dan dokumentasi. Analisis dipandu oleh perspektif interaksionisme simbolik
untuk mengeksplorasi bagaimana proses komunikasi dan koordinasi dibangun melalui
interaksi antar anggota organisasi.Temuan menunjukkan bahwa komunikasi internal di
SPPG beroperasi melalui pola komunikasi multidireksional, termasuk aliran komunikasi
ke bawah, ke atas, horizontal, dan diagonal. Interaksi ini terjadi baik dalam pengaturan
formal, seperti pertemuan terstruktur, maupun dalam saluran informal, termasuk grup
WhatsApp dan interaksi sehari-hari di tempat kerja. Proses komunikasi tersebutmemainkan peran penting dalam memfasilitasi koordinasi antar unit operasional, yaitu tim
persiapan bahan, tim memasak, tim pengemasan, dan tim distribusi.Meskipun demikian,
beberapa tantangan komunikasi diidentifikasi selama implementasi, termasuk
keterlambatan dalam pengadaan bahan baku, perbedaan data penerima manfaat, dan
interpretasi prosedur kerja yang berbeda-beda, yang dapat memengaruhi efisiensioperasional layanan gizi. Studi ini menunjukkan bahwa efektivitas koordinasi dalampenyampaian layanan gizi tidak hanya ditentukan oleh struktur organisasi dan prosedur
operasional standar, tetapi juga oleh kualitas interaksi sosial dan makna bersama yang
dikembangkan di antara anggota organisasi. Oleh karena itu, komunikasi internal yang
adaptif dan kolaboratif sangat penting untuk mendukung implementasi layanan gizi yang
efektif di SPPG Pejaten Barat 2.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HE Transportation and Communications
H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Komunikasi
Depositing User: Fitria Nur Indah Hasanah
Date Deposited: 23 Jun 2026 07:07
Last Modified: 23 Jun 2026 07:07
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/16649

Actions (login required)

View Item View Item