ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN MELALUI INTERVENSI FISIOTERAPI DADA DAN BATUK EFEKTIF PADA KLIEN DEWASA DENGAN DIAGNOSA MEDIS TUBERCULOSIS PARU DI RUMAH SAKIT BUAH HATI CIPUTAT

PUTRI, WURI RIYADI (2026) ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN MELALUI INTERVENSI FISIOTERAPI DADA DAN BATUK EFEKTIF PADA KLIEN DEWASA DENGAN DIAGNOSA MEDIS TUBERCULOSIS PARU DI RUMAH SAKIT BUAH HATI CIPUTAT. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf

Download (616kB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (299kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (563kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (485kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (403kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (275kB)
[thumbnail of Lampiran.pdf] Text
Lampiran.pdf

Download (1MB)

Abstract

Latar Belakang: Tuberkulosis (TB) paru merupakan penyakit infeksi menular
yang menjadi salah satu penyebab utama kematian di dunia, termasuk di
Indonesia. Masalah keperawatan yang paling sering muncul pada pasien TB paru
adalah bersihan jalan napas tidak efektif akibat penumpukan sputum yang
menghambat aliran udara. Salah satu intervensi non-farmakologis untuk
mengatasi masalah ini adalah kombinasi fisioterapi dada dan teknik batuk efektif.
Tujuan: Menganalisis asuhan keperawatan melalui intervensi fisioterapi dada dan
teknik batuk efektif dalam mengatasi masalah bersihan jalan napas tidak efektif
pada pasien TB paru di Rumah Sakit Buah Hati Ciputat.
Metode: Penelitian ini merupakan studi kasus analisis asuhan keperawatan.
Intervensi yang diberikan meliputi fisioterapi dada (postural drainase, perkusi,
dan vibrasi) dan latihan batuk efektif yang dilakukan pada tanggal 8-14 Desember
2025.
Hasil: Hasil evaluasi keperawatan pada masalah keperawatan utama bersihan
jalan napas tidak efektif berdasarkan catatan perkembangan setelah dilakukan
intervensi fisioterapi dada dan latihan batuk efektif pada Tn.S dan Ny.A selama 3
hari sekali dalam 20 menit intervensi, diperoleh data yaitu terjadi perbaikan
kondisi pernapasan yang ditandai dengan penurunan sesak berkurang, batuk
berdahak menurun, kemampuan pasien mengeluarkan sputum, frekuensi napas
menjadii 20 x/menit, peningkatan saturasi oksigen hingga 98%, dan bunyi nafas
tambahan berkurang.
Kesimpulan: Penerapan fisioterapi dada dan teknik batuk efektif terbukti efektif
dalam membantu mobilisasi dan pengeluaran sekret, sehingga dapat mengatasi
masalah bersihan jalan napas tidak efektif pada pasien TB paru.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RC Internal medicine
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Pendidikan Profesi Ners
Depositing User: Fitria Nur Indah Hasanah
Date Deposited: 23 Jun 2026 04:31
Last Modified: 23 Jun 2026 04:31
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/16635

Actions (login required)

View Item View Item