ARDIANSYAH, RIZKY (2026) RELASI KUASA DALAM GAYA KOMUNIKASI PEJABAT PUBLIK DI MEDIA SOSIAL (ANALISIS WACANA KRITIS TEUN A. VAN DIJK PADA AKUN TIKTOK @PURBAYAYUDHIS). Diploma thesis, Universitas Nasional.
|
Text
COVER.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (447kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (532kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (399kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Download (731kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (391kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (1MB) |
Abstract
Media sosial, khususnya TikTok, kini menjadi ruang komunikasi politik yang memungkinkan pejabat publik menyampaikan kekuasaan tidak hanya melalui kebijakan formal, tetapi juga melalui gaya komunikasi yang personal, visual, dan mudah dikonsumsi publik. Penelitian ini berangkat dari pentingnya memahami bagaimana relasi kuasa negara dibangun dan dimaknai melalui praktik komunikasi di media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana relasi kuasa diwacanakan dalam gaya komunikasi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melalui akun TikTok @purbayayudhis, serta bagaimana praktik pengelolaan konten oleh tim media sosial memengaruhi cara publik memahami kekuasaan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Analisis Wacana Kritis Teun A. Van Dijk yang mencakup analisis dimensi teks, kognisi sosial, dan konteks sosial. Data diperoleh melalui observasi konten TikTok, dokumentasi unggahan, serta analisis komentar netizen sebagai representasi respons publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa relasi kuasa diwacanakan melalui pilihan bahasa yang tegas, pengulangan pernyataan, visual bergaya jurnalistik, dan penonjolan tindakan langsung, yang menempatkan Purbaya sebagai figur pengendali, pengawas, dan simbol negara. Pada level kognisi sosial, tim pembuat konten berperan aktif dalam memilih dan menyusun potongan pernyataan yang menekankan ketegasan dan pengawasan, sehingga publik cenderung memaknai kekuasaan sebagai kualitas personal seorang pemimpin. Dalam konteks sosial, wacana ini beresonansi dengan ketidakpercayaan masyarakat terhadap birokrasi dan harapan akan pemimpin yang tegas dan berintegritas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa gaya komunikasi pejabat publik di media sosial merupakan praktik wacana yang berperan penting dalam membentuk pemaknaan relasi kuasa, di mana negara dipahami melalui figur individu, bukan semata-mata melalui institusi dan prosedur formal.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Analisis Wacana Kritis, Teun A. Van Dijk, Relasi Kuasa, Media Sosial, Purbaya Yudhi |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Skripsi > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | Fitria Nur Indah Hasanah |
| Date Deposited: | 23 Jun 2026 04:13 |
| Last Modified: | 23 Jun 2026 04:13 |
| URI: | https://repository.unas.ac.id/id/eprint/16629 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
