ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN MELALUI INTERVENSITERAPI BERMAIN PUZZLE PADA KLIEN ANAK DENGAN DIAGNOSA MEDIS DENGUE HEMORRHAGIC FEVER (DHF) DI RUMAH SAKIT BUAH HATI CIPUTAT

MULYANINGSIH, DEDE SRI (2025) ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN MELALUI INTERVENSITERAPI BERMAIN PUZZLE PADA KLIEN ANAK DENGAN DIAGNOSA MEDIS DENGUE HEMORRHAGIC FEVER (DHF) DI RUMAH SAKIT BUAH HATI CIPUTAT. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (711kB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (385kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf

Download (774kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf

Download (541kB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf

Download (352kB)
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf

Download (355kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

Latar Belakang: Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) merupakan penyakit infeksi
yang sering menyerang anak dan memerlukan perawatan di rumah sakit. Kondisi
hospitalisasi dapat menimbulkan berbagai dampak psikologis pada anak, salah
satunya ansietas akibat lingkungan yang asing, prosedur medis, serta keterpisahan
dari rutinitas sehari-hari. Ansietas yang tidak ditangani dapat menghambat proses
perawatan. Terapi bermain puzzle merupakan salah satu intervensi
nonfarmakologis yang dapat digunakan perawat untuk membantu menurunkan
kecemasan anak selama hospitalisasi.
Tujuan: Untuk menganalisis penerapan asuhan keperawatan dengan intervensi
terapi bermain puzzle dalam menurunkan tingkat ansietas pada anak dengan
Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) yang menjalani rawat inap.
Implementasi: Studi kasus ini melibatkan dua anak usia prasekolah dengan
diagnosa medis Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) yang mengalami ansietas
selama hospitalisasi. Intervensi keperawatan berupa terapi bermain puzzle
diberikan selama 3 hari dengan frekuensi satu kali per hari di Ruang Rawat Inap
RS Buah Hati Ciputat.
Hasil: Hasil evaluasi menunjukkan adanya penurunan tingkat kecemasan pada
kedua klien setelah diberikan terapi bermain puzzle selama 3 hari berturut turut.
Pada An. Z, tingkat kecemasan berdasarkan Facial Image scale (FIS) menurun dari
skor 5 (kecemasan sangat berat) menjadi skor 3 (kecemasan ringan) setelah
intervensi. Klien yang awalnya menangis dan menolak bermain mulai kooperatif
dan dapat menyusun puzzle. Pada An. Y, skor FIS menurun dari skor 3 (kecemasan
ringan) menjadi skor 1 (sangat tidak cemas). Anak yang awalnya tampak gelisah
dan menolak bermain menjadi lebih tenang, aktif, dan kooperatif selama sesi
bermain.
Kesimpulan dan Saran: Penerapan terapi bermain puzzle efektif dalam
menurunkan tingkat ansietas pada anak dengan Dengue Hemorrhagic Fever (DHF)
selama hospitalisasi. Diharapkan terapi bermain puzzle dapat dijadikan sebagai
salah satu intervensi keperawatan nonfarmakologis yang rutin diterapkan pada anak
usia prasekolah, serta melibatkan keluarga secara aktif untuk meningkatkan rasa
aman dan kenyamanan anak selama perawatan di rumah sakit.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RJ Pediatrics
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Kesehatan > Program Studi Pendidikan Profesi Ners
Depositing User: Fitria Nur Indah Hasanah
Date Deposited: 23 Jun 2026 03:44
Last Modified: 23 Jun 2026 03:44
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/16620

Actions (login required)

View Item View Item