SELF DISCLOSURE ANTARA ANAK PEREMPUAN DAN IBU DALAM MEMBANGUN KEDEKATAN EMOSIONAL DI ERA DIGITAL (STUDI KASUS DI KELURAHAN TENGAH JAKARTA TIMUR)

RIZKY, RAAKHE RHAYA FADHILLAH (2026) SELF DISCLOSURE ANTARA ANAK PEREMPUAN DAN IBU DALAM MEMBANGUN KEDEKATAN EMOSIONAL DI ERA DIGITAL (STUDI KASUS DI KELURAHAN TENGAH JAKARTA TIMUR). Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (656kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf

Download (817kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf

Download (345kB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf

Download (591kB)
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf

Download (157kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini membahas keterbukaan diri (self disclosure) antara anak

perempuan dan ibu sebagai upaya membangun kedekatan emosional di era digital, dengan mengambil studi kasus di Kelurahan Tengah, Jakarta Timur. Fenomena yang terjadi menunjukkan bahwa banyak remaja lebih memilih menghabiskan waktu di luar rumah atau di dunia digital dibandingkan berkomunikasi dengan orang tua, sehingga menimbulkan jarak emosional dalam keluarga. Dalam konteks ini, ibu memiliki peran penting sebagai figur utama yang diharapkan mampu menjadi ruang aman bagi anak untuk berbagi perasaan, pengalaman, maupun masalah pribadi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk menggali secara mendalam dinamika komunikasi interpersonal ibu dan anak perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self disclosure anak kepada ibu dipengaruhi oleh faktor kepercayaan, kenyamanan, dan kualitas interaksi sehari-hari, baik secara tatap muka maupun melalui media digital. Di sisi lain, hambatan keterbukaan muncul akibat kesibukan, kelelahan, hingga ketertarikan anak pada dunia digital yang lebih dianggap menyenangkan. Temuan ini menegaskan bahwa komunikasi interpersonal yang terbuka dan penuh empati antara ibu dan anak perempuan menjadi kunci dalam membangun kedekatan emosional yang harmonis, sekaligus menjadi benteng preventif terhadap risiko krisis mental dan sosial remaja di era digital.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Komunikasi
Depositing User: Irna Irna Yunita
Date Deposited: 09 Jun 2026 08:08
Last Modified: 09 Jun 2026 08:08
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/16479

Actions (login required)

View Item View Item