ANALISIS KOORDINASI PENGUATAN INTEROPERABILITAS APARATUR PEMERINTAH DALAM PENANGGULANGAN TERORISME (STUDI PADA BADAN NASIONAL PENANGGULANGAN TERORISME)

Khairunnisa, Nabila (2026) ANALISIS KOORDINASI PENGUATAN INTEROPERABILITAS APARATUR PEMERINTAH DALAM PENANGGULANGAN TERORISME (STUDI PADA BADAN NASIONAL PENANGGULANGAN TERORISME). Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (932kB)
[thumbnail of BAB 1.pdf] Text
BAB 1.pdf

Download (653kB)
[thumbnail of BAB 2.pdf] Text
BAB 2.pdf

Download (575kB)
[thumbnail of BAB 3.pdf] Text
BAB 3.pdf

Download (508kB)
[thumbnail of BAB 4.pdf] Text
BAB 4.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB 5.pdf] Text
BAB 5.pdf

Download (431kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini menganalisis koordinasi penguatan interoperabilitas aparatur
pemerintah dalam penanggulangan terorisme melalui Badan Nasional
Penanggulangan Terorisme (BNPT). Latar belakang penelitian didasari oleh
kompleksitas ancaman terorisme yang memerlukan koordinasi lintas instansi,
namun masih menghadapi hambatan seperti ego sektoral, fragmentasi data, dan
keterlambatan pertukaran informasi intelijen. Penelitian menggunakan kerangka
European Interoperability Framework (EIF) yang mencakup dimensi hukum,
organisasi, semantik, dan teknis, diperkuat oleh konsep Good Governancedan
Collaborative Governance. Metode penelitian kualitatif deskriptif dilakukan
melalui wawancara mendalam dengan informan kunci dari BNPT, akademisi, dan
masyarakat, serta studi dokumentasi kebijakan. Temuan menunjukkan bahwa UU
No. 5 Tahun 2018 telah memberikan landasan hukum yang kuat, namun
implementasi masih terhambat oleh perbedaan interpretasi teknis, ego sektoral, dan
keterbatasan sistem informasi terintegrasi. BNPT menjalankan peran koordinatif
melalui forum rutin, penyusunan kebijakan bersama, dan peningkatan kapasitas
aparatur. Kesimpulannya, meskipun koordinasi telah menunjukkan kemajuan
signifikan dalam deteksi dini dan respons krisis, penguatan interoperabilitas masih
memerlukan pengembangan SOP terpadu, integrasi sistem informasi yang aman,
dan penguatan kewenangan koordinator untuk meningkatkan efektivitas
penanggulangan terorisme di Indonesia.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
J Political Science > JA Political science (General)
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Administrasi Publik
Depositing User: Delvy Aplirizani -
Date Deposited: 08 Jun 2026 03:50
Last Modified: 08 Jun 2026 03:50
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/16433

Actions (login required)

View Item View Item