ANALISA SISA UMUR PAKAI PRESSURE VESSEL KAPASITAS 10.579 NM³/H DENGAN METODE NDT

SUDATA, SETYAWAN (2026) ANALISA SISA UMUR PAKAI PRESSURE VESSEL KAPASITAS 10.579 NM³/H DENGAN METODE NDT. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (25MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (220kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (845kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (533kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (961kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (220kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

Pressure Vessel atau bejana tekan merupakan wadah khusus dan bagian dari peralatan
utama dalam industri proses untuk menyimpan fluida yang bertekanan tinggi. Dalam
jangka waktu panjang dan seiring usia pakai maka material dari alat tersebut pastinya
mengalami degradasi material, karena penipisan ketebalan dinding akibat dari korosi.
Fluida pada pressure vessel ini adalah udara maka diperlukan analisa untuk
memastikan pressure vessel tersebut masih layak dan aman. Metode NDT atau Non
Destructive Testing merupakan pengujian tanpa merusak struktur dan materialnya.
Adapun metode NDT yang diambil adalah Ultrasonic Testing (UT) yaitu dengan
menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi untuk mengukur ketebalan dinding
material pressure vessel. Hasil pengukuran pada dinding pressure vessel nilai terkecil
pada area head adalah 17,62 mm dan pada area shell adalah 14,51 mm. Nilai Corrosion
Rate (CR) terbesar dari perhitungan pada shell dan head adalah 0,376 mm/years.
Untuk hasil perhitungan Maximum Allowable Working Pressure (MAWP) pressure
vessel adalah 25,363 Kg/cm² sedangkan operasi aktualnya 16,31 Kg/cm². Maka hasil
perhitungan sisa umur pressure vessel tersebut adalah 18,84 tahun sedangkan umur
desain peralatan adalah 20 tahun, sehingga dapat disimpulkan masih layak dan aman
untuk digunakan. Hasil analisis regresi linier menunjukkan bahwa hubungan antara
thickness dan corrosion rate pada bagian shell memiliki nilai R² dalam rentang 0,3776
hingga 0,6027 termasuk dalam kategori sedang menuju kuat. Sedangkan pada bagian
head berada pada rentang 0,4753 hingga 0,6682, nilai tersebut termasuk dalam
kategori sedang hingga kuat. Selanjutnya, hubungan antara corrosion rate dan
remaining life pada bagian shell menunjukkan nilai R² dalam rentang 0,4939 hingga
0,4985 yang termasuk dalam kategori sedang. Sementara itu, pada bagian head
diperoleh rentang R² sebesar 0,4776 hingga 0,5059 yang termasuk dalam kategori
sedang.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Skripsi > Fakultas Teknik dan Sains > Program Studi Teknik Mesin
Depositing User: Delvy Aplirizani -
Date Deposited: 03 Jun 2026 04:06
Last Modified: 03 Jun 2026 04:06
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/16380

Actions (login required)

View Item View Item