KERJA SAMA INDONESIA–NORWEGIA DALAM PENGURANGAN EMISI KARBON DI INDONESIA PADA SKEMA REDD+ TAHUN 2016–2025

DESFIANI, SHENA FIRANTI (2026) KERJA SAMA INDONESIA–NORWEGIA DALAM PENGURANGAN EMISI KARBON DI INDONESIA PADA SKEMA REDD+ TAHUN 2016–2025. Diploma thesis, Universitas Nasional.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (766kB)
[thumbnail of BAB I .pdf] Text
BAB I .pdf

Download (556kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (506kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf

Download (459kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf

Download (846kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf

Download (458kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)

Abstract

Perubahan iklim global menempatkan deforestasi dan degradasi hutan sebagai salah satu penyumbang utama emisi gas rumah kaca, khususnya di negara berkembang seperti Indonesia. Untuk merespons tantangan tersebut, Indonesia menjalin kerja sama bilateral dengan Norwegia melalui skema Reducing Emissions from Deforestation and Forest Degradation (REDD+) yang berorientasi pada mekanisme result-based contribution.

Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk, mekanisme, dan dampak kerja sama Indonesia–Norwegia dalam pengurangan emisi karbon pada periode 2016–2025. Penelitian ini menggunakan teori kerja sama internasional dan green theory sebagai landasan teoretis untuk memahami dinamika diplomasi lingkungan dan keadilan iklim.

Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data diperoleh melalui studi pustaka terhadap dokumen resmi, laporan lembaga pemerintah dan internasional, serta literatur akademik yang relevan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerja sama Indonesia–Norwegia melalui REDD+ berkontribusi pada penurunan laju deforestasi, penguatan tata kelola kehutanan, serta peningkatan transparansi melalui sistem measurement, reporting, and verification (MRV). Namun, implementasinya masih menghadapi tantangan berupa koordinasi kelembagaan, distribusi manfaat yang belum optimal, dan keterlibatan masyarakat lokal yang terbatas.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa kerja sama REDD+ merupakan instrumen diplomasi lingkungan yang strategis, tetapi memerlukan penguatan tata kelola yang inklusif dan berkelanjutan agar dampaknya lebih optimal.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: REDD+, kerja sama Indonesia–Norwegia, pengurangan emisi karbon
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
J Political Science > JA Political science (General)
J Political Science > JZ International relations
Divisions: Skripsi > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Hubungan Internasional
Depositing User: Fitria Nur Indah Hasanah
Date Deposited: 02 Jun 2026 07:58
Last Modified: 02 Jun 2026 07:58
URI: https://repository.unas.ac.id/id/eprint/16353

Actions (login required)

View Item View Item