Deviyana, Deviyana (2026) HAMBATAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL ORANG TUA DENGAN GEN ALPHA AKIBAT BAHASA SLANG DIGITAL DI CITAYAM. Diploma thesis, Universitas Nasional.
|
Text
COVER.pdf Download (925kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (866kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (535kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (571kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini membahas hambatan komunikasi antara orang tua dan anak Generasi
Alpha di Citayam, Bogor, akibat penggunaan bahasa slang digital yang muncul dari
fenomena brain rot. Brain rot adalah penurunan kemampuan berpikir kritis akibat
terlalu banyak mengonsumsi konten digital pendek dan tidak edukatif, seperti tren
Skibidi Toilet atau challenge TikTok. Hal ini melahirkan istilah seperti sigma, rizz,
dan bussin yang tidak dipahami orang tua, sehingga komunikasi dalam keluarga
terganggu. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan wawancara,
observasi, dan dokumentasi. Analisis mengacu pada Communication
Accommodation Theory (CAT) oleh Howard Giles. Hasilnya menunjukkan
hambatan komunikasi terjadi secara berlapis: orang tua tidak memahami makna
slang, salah menafsirkan maksud anak, dan anak akhirnya menutup diri. Orang tua
yang mau belajar dan terbuka terhadap dunia digital anak mampu membangun
komunikasi yang lebih hangat. Sebaliknya, sikap menolak justru memperlebar jarak
emosional. Kuncinya adalah kehadiran emosional, literasi digital, dan empati.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | P Language and Literature > P Philology. Linguistics P Language and Literature > PN Literature (General) |
| Divisions: | Skripsi > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | Irna Irna Yunita |
| Date Deposited: | 02 Jun 2026 04:09 |
| Last Modified: | 02 Jun 2026 04:09 |
| URI: | https://repository.unas.ac.id/id/eprint/16327 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
