Aliyuddin, Muhammad Fajar (2026) INOVASI PADA UNIT PELAKSANA TEKNIS PUSAT PELAYANAN PENDANAAN PERSONAL DAN OPERASIONAL PENDIDIKAN DALAM MENGURANGI ANTRIAN PELAYANAN PENGADUAN DI TAHUN 2025. Diploma thesis, Universitas Nasional.
|
Text
COVER.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (602kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (644kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (576kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (426kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (1MB) |
Abstract
Inovasi Posko Pelayanan Program Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan
merupakan bentuk pembaruan layanan publik di bidang pendidikan yang
dikembangkan oleh Unit Pelaksana Teknis Pusat Pelayanan Pendanaan Personal
dan Operasional Pendidikan (P4OP) di bawah Dinas Pendidikan Provinsi Daerah
Khusus Jakarta untuk meningkatkan akses, efisiensi, dan kualitas pelayanan
pengaduan bantuan pendidikan. Inovasi ini dihadirkan sebagai respons atas
tingginya volume pengaduan masyarakat terkait program KJP, KJMU, BPMS, serta
administrasi SPTJM yang sebelumnya terpusat di kantor P4OP dan sering
menimbulkan antrean panjang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis inovasi
posko pelayanan di tingkat kecamatan dalam mengurangi antrean pelayanan
pengaduan pada tahun 2025 berdasarkan teori difusi inovasi menurut Rogers, yang
meliputi lima dimensi karakteristik inovasi, yaitu keuntungan relatif, kesesuaian,
kerumitan, kemungkinan untuk dicoba, dan kemudahan diamati. Metode penelitian
yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan
data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian
ini terdiri dari kepala satuan pelaksana, petugas pelayanan, serta masyarakat
penerima manfaat program bantuan pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa inovasi posko pelayanan di tingkat kecamatan memberikan dampak positif
dalam mengurangi kepadatan antrean di kantor pusat P4OP serta meningkatkan
efisiensi waktu dan biaya bagi masyarakat. Berdasarkan lima dimensi teori Rogers,
inovasi ini memiliki keuntungan relatif karena mampu mendekatkan layanan dan
mempercepat proses pengaduan. Dari sisi kesesuaian, posko tidak mengubah
prosedur yang telah ada sehingga mudah diterima oleh petugas maupun masyarakat.
Pada dimensi kerumitan, mekanisme pelayanan tetap sederhana dan tidak
menambah kompleksitas baru. Dalam aspek kemungkinan dicoba, masyarakat
dapat langsung memanfaatkan layanan posko meskipun tanpa uji coba formal.
Sementara itu, pada dimensi kemudahan diamati, manfaat inovasi terlihat nyata
melalui distribusi antrean yang lebih merata dan meningkatnya kenyamanan
pelayanan, meskipun masih terdapat kendala administratif pada kasus tertentu.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare J Political Science > JF Political institutions (General) |
| Divisions: | Skripsi > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Administrasi Publik |
| Depositing User: | Fitria Nur Indah Hasanah |
| Date Deposited: | 25 May 2026 07:53 |
| Last Modified: | 25 May 2026 07:53 |
| URI: | https://repository.unas.ac.id/id/eprint/16288 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
